Breaking News:

40 Jiwa Melayang di Jalur Tengkorak Tabanan Tahun Ini, Pengendara Diharapkan Waspada

40 Jiwa Melayang Di Jalur Tengkorak Tabanan Tahun Ini, Pengendara Diharapkan Waspada di Jalur Perlintasan Denpasar-Gilimanuk

Istimewa
Foto : Salah satu peristiwa lakalantas yang menyebabkan satu orang tewas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Angka kecelakaan lalulintas (lakalantas) di wilayah hukum Polres Tabanan dari 1 Januari hingga 9 September 2020 terbilang tinggi.

Sebab, dalam 9 bulan ini angka lakalantas mencapai 86 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 40 jiwa.

Selain menelan korban jiwa, jumlah lakalantas tersebut juga mengakibatkan kerugian material senilai Rp. 112.5 Juta lebih.

Dari data sebelumnya, angka kecelakaan yang terjadi pada tahun 2018 sebanyak 319 kejadian hingga mengakibatkan 72 orang meninggal dunia (MD).

Pendakian ke Puncak Bukit Adeng Tabanan Ditutup Kecuali Perjalanan Spiritual

Gudang Barang di Pasar Dauh Pala Tabanan Kebakaran Akibat Percikan Api Las

Dua Pria Mabuk Alami Kecelakaan Lalu Lintas di Sidakarya Denpasar

Kemudian untuk pengendara yang mengalami luka berat sebanyak 13 orang dan luka ringan (LR) sebanyak 368 orang.

Total kerugian material yang diakibatkan oleh peristiwa lakalantas di 2018 senilai Rp. 496 Juta lebih.

Sedangkan pada tahun 2019 hingga 30 Desember terjadi sebanyak 397 kejadian atau meningkat sebesar 24.45 persen dari tahun sebelumnya.

Kemudian jumlah pengendara yang meninggal dunia hingga kemarin sebanyak 64 orang atau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Kemudian untuk pengendara yang mengalami luka berat sebanyak enam orang, dan yang mengalami luka ringan sebanyak 468 orang.

Total kerugian di tahun 2019 pun meningkat menjadi Rp. 690 Juta lebih.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved