Breaking News:

Wave of Cinema, Konser Virtual Musisi Pengisi Sountrack Film, Filosofi Kopi hingga Surat dari Praha

‘Wave of Cinema’ sebuah konser musik online yang diklaim pertama di Indonesia bercerita dan terasa dekat dengan penontonnya. Ada 30 musisi

Istimewa
Konferensi pers virtual 'Wafe of Cinema' yang digelar oleh Bioskop Online x Visinema Music, Kamis (10/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - ‘Wave of Cinema’ sebuah konser musik online yang diklaim pertama di Indonesia bercerita dan terasa dekat dengan penontonnya.

Bioskop Online berkolaborasi dengan Visinema Music merilis konser online ‘Wave of Cinema’.

Wave of Cinema akan menghadirkan 30 musisi dengan konsep acara semi live yang menarik benang merah dari film–film yang diproduksi Visinema Pictures.

Maliq & D’Essentials, Isyana Sarasvati, Padi Reborn, Andien, Fourtwnty, Ardhito Pramono, Kunto Aji, Gamaliel, Efek Rumah Kaca, Hindia, Ananda Badudu, hingga Nadin Amizah akan tampil meramaikan konsernya.

Wave of Cinema akan menyajikan sebuah cerita tentang isu yang dekat dengan masyarakat saat ini melalui musik dan film, dilakukan dengan memproduksi video tapping yang setelahnya akan disusun, disiarkan dan dipandu oleh host secara langsung, sehingga tetap bisa #terasadekat dan berinteraksi dengan penontonnya.

RSUD Buleleng Kini Miliki Satu Alat Uji Swab Covid-19

Kariyasa Adnyana Usul Tes Swab Massal untuk Antisipasi Melonjaknya Angka Penularan Covid-19 di Bali

Bio Farma Pastikan Terima Pasokan 50 Juta Dosis Konsentrat Vaksin Covid-19 dari Sinovac

#TerasaDekat adalah pendekatan Wave of Cinema dalam menyajikan rangkaian konser ini dengan berbagai fitur seperti interactive live chat dan multiple angle camera yang memungkinkan penonton merasa dekat dengan para artis dan bahkan penonton lainnya, sehingga memberikan pengalaman seperti layaknya menonton konser langsung.

“Konser live yang kita rindukan selama ini adalah tentang kedekatan, dapat dirasa dan dilihat secara langsung. Dalam bentuk virtual, kami merasa kedekatan ini harus dibalut oleh sesuatu, tidak semata-mata memindahkan panggung live. Ternyata, balutan itu adalah sebuah cerita, di mana kita akan merasa dekat karena emosi yang dibangun dari sebuah cerita. Untuk itu Wave of Cinema adalah sebuah konser yang bercerita,” ujar Saron Sakina yang didapuk menjadi produser konsernya.

Rangkaian Wave of Cinema akan berlangsung setiap hari Jumat selama 1 bulan yang dibuka dengan Konser Filosofi Kopi (18/9/2020), Konser Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (25/9/2020), Konser Generasi 90an: Melankolia (2/10/2020), dan ditutup dengan Konser Surat dari Timur (9/10/2020), gabungan dari film Cahaya Dari Timur dan Surat Dari Praha.

Dimintai Biaya SPP, Seragam dan MPLS, Orangtua Siswa Keluhkan Pungutan Sekolah Saat Pandemi

RESMI - Persija Lepas Sergio Farias dari Kursi Pelatih

Chatime Luncurkan ‘Chatime Indonesia App’, Beli Chatime Bisa Tanpa Antre

“Ada banyak banget musisi yang terlibat dan konsep yang diangkat sangat kreatif di tengah pandemi, visual yang digarap dijamin berbeda dan berkelas. Syutingnya juga asyik banget, prosesnya juga mengikuti protokol kesehatan, shot-nya pakai kamera film, jaminan visual akhir nanti juga akan keren banget!”, tambah Fadly dan Rindra dari Padi Reborn.

Pembelian tiket sudah dibuka sejak awal September. Tiket dapat dibeli di Bioskop Online, Loket, GoTix, BookMyShow, Blibli, JD.ID, Tokopedia, Shopee, Traveloka, dan Tiketapasaja.com. 

Harga tiket yang sangat terjangkau dibandrol hanya Rp99.000,- untuk 4 konser selama program Early Bird berlangsung atau harga normal di Rp125.000,-.

Bioskop Online dan Visinema Music pun menawarkan tiket harian per konser yang dibandrol hanya Rp50.000,- untuk masing – masing konser.

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved