Breaking News:

Diusir Bakamla dari ZEE Indonesia, Saat Kontak Radio Begini Jawaban Kapal Coast Guard China

Tak tinggal diam, Badan Keamanan Laut (Bakamla) kemudian bereaksi dan berupaya mengusir kapal coast guard China tersebut.

Youtube Kompas TV
( Ilustrasi ) Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna, Begini Kehebatan Kapal Perang TNI AL KRI Tjiptadi 381 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kapal coast guard China kembali terdeteksi memasuki wilayah yuridiksi Indonesia di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau. 

Tak tinggal diam, Badan Keamanan Laut (Bakamla) kemudian bereaksi dan berupaya mengusir kapal coast guard China tersebut. 

Saat ini, kata Kepala Bakamla RI, Laksdya Aan Kurnia mengatakan, komunikasi sudah dilakukan sebagai upaya agar kapal coast guard China keluar dari Laut Natuna Utara. 

"Masih komunikasi dan masih kita upayakan untuk keluar," ujar Aan melalui pesan singkat, Minggu (13/9/2020).

Aan menambahkan, kapal coast guard China memasuki ZEEI sejak Sabtu (12/9/2020).

Berdasarkan keterangan tertulis Bakamla RI pada hari itu juga, menyebutkan, KN Nipah-321, kapal milik Bakamla RI berupaya mengusir kapal coast guard China yang kedapatan berkeliaran di ZEEI.

Upaya pengusiran oleh KN Nipah dilakukan saat sedang melaksanakan operasi cegah tangkal 2020 di wilayah zona maritim barat Bakamla.

Kapal coast guard dengan nomor lambung 5204 terdeteksi sekitar pukul 10.00 WIB di radar dan automatic identification system (AIS) KN Nipah pada jarak 9,35 NM.

KN Nipah kemudian berusaha meningkatkan kecepatannya dan mengubah haluan melaksanakan intersep hingga jarak 1 NM.

KN Nipah melalui radio VHF chanel 16 menanyakan kegiatan kapal coast guard China.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved