Breaking News:

Serba Serbi

Bhuta Dungulan Turun Saat Penyajaan Galungan, Kendalikan Diri dengan Cara Ini

Penyajaan Galungan dilaksanakan hari ini, Senin (14/9/2020).Tepatnya Senin (Soma) Pon wuku Dunggulan atau dua hari sebelum Hari Raya Galungan.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Upacara Yadnya Pamahayu Jagat di Pura Penataran Agung Besakih, Karangasem, Bali, Minggu (5/7/2020). Persembahyangan ini digelar untuk memohon berkah pada Tuhan Yang Esa terkait penerapan tatanan kehidupan era baru masyarakat Bali yang produktif dan aman. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Penyajaan Galungan dilaksanakan hari ini, Senin (14/9/2020).

Tepatnya Senin (Soma) Pon wuku Dunggulan atau dua hari sebelum Hari Raya Galungan.

Pada saat ini, umat Hindu membuat jajan yang akan dipakai saat Hari Raya Galungan lagi dua hari.

Salah satu jajan yang biasa dibuat yakni jaje uli yang berbahan dasar ketan.

Selain itu pada saat ini juga dilakukan persiapan berbagai sarana upakara baik dari bahan janur, slepan, maupun ron.

Secara filosofi Penyajaan berasal dari kata saja yang berarti sungguh-sungguh, sehingga hari ini seseorang meningkatkan atau memperkuat kesungguhannnya dalam menyambut kemenangan dharma atas adharma.

Dalam Lontar Sundarigama disebutkan:

Soma pon wahiyaning wang angomong yoga semadi yata pituhu-tuhun nyumade, sad gana lawan betara, yata sinambat penyajaan dening loka.

Terjemahannya:

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved