Breaking News:

Dua Paslon Belum Memenuhi Syarat, KPU Kota Denpasar Beri Waktu Tiga Hari Perbaikan

Dua bakal pasangan calon atau bapaslon di Pilkada Denpasar belum memenuhi syarat.

Istimewa
Suasana penelitian persyaratan calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar 2020 dalam rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua KPU Kota Denpasar, Wayan Arsa Jaya mengungkapkan, bahwa pihaknya menyatakan dua bakal pasangan calon atau bapaslon di Pilkada Denpasar belum memenuhi syarat.

Hal tersebut terungkap usai hasil penelitian persyaratan calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar 2020 dalam rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Denpasar.

Dua bapaslon tersebut yakni, I Gusti Ngurah Jayanegara-Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) yang diusung oleh PDIP, Gerindra, Hanura, dan PSI dan I Gede Ngurah Ambara- Made Bagus Kertanegara (Amerta) yang diusung oleh Golkar, Demokrat, dan NasDem.

"Hasil penelitian berkas dokumen persyaratan yang telah disampaikan, kedua bakal pasangan calon dinyatakan belum memenuhi syarat," ujarnya dalam keterangan pers resmi KPU Kota Denpasar, Selasa (15/9/2020).

Cegah Penyimpangan Administrasi Program Kerja Satuan, Kodam IX/Udayana Diaudit Itjenad

Menko Marves Luhut Pimpin Rakor Penanganan Covid-19 Jatim-Jateng

Leher Gadis Belasan Tahun Ditikam Menggunakan Linggis, Kamar Korban Berceceran Darah Segar

Ia menjelaskan, bahwa dalam rapat pleno yang digelar pada Senin (14/9/2020) lalu dengan protokol kesehatan tersebut menghadirkan bakal pasangan calon, LO, ketua tim kampanye dan pimpinan partai politik pengusul.

Arsa juga mengatakan, bahwa proses penelitian berkas tersebut sudah dilakukan sejak dibukanya masa pendaftaran yakni pada tanggal 4-12 September 2020, termasuk pemeriksaan kesehatan seluruh bakal calon pada 7-8 September 2020 yang lalu.

Berdasarkan hasil penelitiannya, untuk pasangan Jaya-Wibawa pihaknya menemukan bahwa dokumen visi misi pasangan tersebut belum dibubuhi tanda-tangan kedua paslon Calon Walikota dan Wakil Walikota.

Hal ini membuat paslon tersebut belum memenuhi syarat.

"Dokumen visi misi dan program pasangan calon I Gusti Ngurah Jaya Negara,SE. Dan I Kadek Agus Arya Wibawa, SE., MM. belum dibubuhi tanda tangan kedua pasangan calon dinyatakan belum memenuhi syarat," ujarnya

Sedangkan, pasangan Amerta sendiri dinyatakan belum memenuhi syarat dikarenakan belum adanya salinan ijasah SMA Calon Wakil Walikota, Made Bagus Kertanegara yang belum dilegalisir oleh Disdikpora Provinsi Bali akibat sekolah yang bersangkutan sudah tidak lagi beroperasi.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved