Breaking News:

Cara Industri Film Porno Jepang Bertahan dari Covid-19, Setelah 4 Bintang Ini Terpapar Corona

Tak terkecuali industri film esek-esek alias film porno Jepang. Terdampak virus Corona, proses pembuatan film pun terganggu.

istimewa
Ilustrasi film dewasa Jepang. 

TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Gara-gara pandemi Covid-19 atau virus Corona, benar-benar memukul sektor bisnis dan investasi di Jepang

Tak terkecuali industri film esek-esek alias film porno Jepang

Terdampak virus Corona, proses pembuatan film pun terganggu.

Tak ingin mati suri, industri film porno (AV) di Jepang harus putar-putar otak untuk beradaptasi, setelah diketahui bintang mereka positif virus corona.

Sejak merebak pada awal 2020, pemerintah di seluruh dunia sudah menyerukan kepada warganya untuk menjauhi "kontak dekat" demi menekan infeksi.

Namun, hal itu jelas tidak berlaku di industri film dewasa, terutama di "Negeri Sakura", yang jelas membutuhkan interaksi fisik.

 

Semua berubah ketika muncul kabar bahwa ada empat bintang porno Jepang yang terjangkit virus corona, sehingga AV pun harus beradaptasi dengan protokol yang ada.

Salah satu aktor, berusia sekitar 30-an, awalnya membantah bahwa dia positif.

"Kabar itu tidak benar," kata dia kepada majalah mingguan Flash.

Tetapi, Organisasi Etik dan HAM AV kemudian membenarkan bahwa keempatnya positif, seraya menjelaskan mereka bukan bagian dari organisasi.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved