Breaking News:

Ini Jawaban dan Alasan Beijing Terkait Latihan Militer China di Dekat Perbatasan Taiwan

Beijing akhirnya memberikan respon terkait latihan militer China di lepas pantai barat daya Taiwan pada Minggu lalu merupakan tindakan

Xinhua
Dua pesawat tempur China J-11 dan satu pesawat pengebom H-6K berpatroli di wilayah udara antara China daratan dan Taiwan 

TRIBUN-BALI.COM,  BEIJING -- Beijing akhirnya memberikan respon terkait latihan militer China di lepas pantai barat daya Taiwan pada Minggu lalu merupakan tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan China.

Pernyataan itu disampai oleh Beijing pada Rabu (16/9/2020). 

Statemen tersebut merupakan respon pertama Beijing terhadap Taiwan setelah mengeluhkan latihan militer angkatan laut dan udara skala besar merupakan provokasi serius.  

China, yang mengklaim Taiwan yang demokratis sebagai miliknya, telah meningkatkan aktivitas militer di dekat pulau itu.

Respon Serangan Rudal Hamas, Pesawat Tempur Israel Bombardir Jalur Gaza Palestina

Cara Industri Film Porno Jepang Bertahan dari Covid-19, Setelah 4 Bintang Ini Terpapar Corona

Pemerintah Inggris Siap Memberi Izin Penonton Kembali ke Stadion

Hal ini dipandang Taiwan sebagai intimidasi untuk memaksanya menerima pemerintahan China.

Mengutip Reuters, Taiwan mengecam latihan dua hari pekan lalu, yang dikatakan berlangsung di zona identifikasi pertahanan udara Taiwan, antara daratan Taiwan dan Kepulauan Pratas yang dikendalikan Taiwan.

Taiwan mengatakan China mengirim jet tempur Su-30 dan J-10 canggih untuk berpartisipasi.

Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan China, Ma Xiaoguang, dalam penjelasan publik pertamanya mengenai perisitiwa latihan militer itu mengatakan bahwa Taiwan adalah bagian "suci" dan tidak terpisahkan dari China.

"Kegiatan pelatihan tempur yang relevan oleh Tentara Pembebasan Rakyat adalah tindakan yang diperlukan yang ditujukan pada situasi keamanan saat ini di Selat Taiwan dan untuk menjaga kedaulatan nasional," kata Ma dalam konferensi pers.

Dalam referensi yang jelas ke Amerika Serikat, pemasok utama senjata Taiwan dan pendukung internasional terkuat, Ma mengatakan latihan itu juga ditujukan untuk "campur tangan pasukan asing" dan kegiatan kemerdekaan Taiwan, bukan rakyat Taiwan.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved