Breaking News:

Semester I 2020, 50 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Denpasar

Korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di Denpasar sepanjang semester pertama 2020 mencapai 50 orang

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
BPBD Denpasar
Petugas ambulans PMI Denpasar menangani korban laka lantas di Jalan Imam Bonjol, Pemecutan Klod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Minggu (20/9/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tata tertib berlalu lintas selalu digaungkan pihak kepolisian.

Namun, meskipun beberapa baliho mengenai kecelakaan dipasang di muka umum atau tempat-tempat ramai dilewati dan dikunjungi masyarakat, hal itu masih belum membuat masyarakat jera dengan apa yang terjadi saat berada di jalan raya.

Akibatnya, korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) masih terus terjadi, ada yang mengalami luka ringan, luka berat hingga menjadi korban jiwa di jalan raya.

Salah satunya yang terjadi di wilayah Denpasar, Bali, dimana korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas semester pertama 2020 mencapai 50 orang.

Seizin Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo, Kanit Laka Iptu Ni Luh Tiviasih menerangkan, masyarakat masih banyak yang kurang berhati-hati saat berkendara, bahkan beberapa ada yang terpengaruh minuman beralkohol sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kanit Laka Iptu Ni Luh Tiviasih menambahkan, dalam kasus laka lantas di wilayah Polresta Denpasar, pihaknya mencatat selama satu semester sudah menangani korban jiwa sebanyak 50 orang.

Pejalan Kaki Korban Laka Lantas di Bypass Ngurah Rai Denpasar Meninggal Dunia

Terjadi 7 Kasus Laka Lantas Dalam Semalam di Kota Denpasar, 1 Tewas 8 Luka-Luka

"Untuk jumlah kasus kecelakaan selama semester I tahun 2020, dibandingkan tahun sebelumnya memang mengalami peningkatan sebanyak 23 kasus dengan akibat kejadian korban meninggal bertambah satu orang," ujarnya.

"Sedangkan korban luka berat berkurang 69 orang dan luka ringan bertambah 129 orang. Sementara kerugian material berkurang sebesar Rp 86.850.000," lanjut Iptu Tiviasih, Jumat (25/9/2020) sore.

Menurutnya, masyarakat masih banyak yang belum tertib dan kewaspadaan saat berlalu lintas masih belum menjadi tanggung jawab masing-masing pengendara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved