Breaking News:

Rekonstruksi Tiga Kesenian di Karangasem Sementara Ditunda

Rencana Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Karangasem merekonstruksi 3 kesenian tahun ini (2020) ditunda

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Foto : Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem, Putu Arnawa. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Rencana Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Karangasem merekonstruksi 3 kesenian tahun ini (2020) ditunda lantaran pandemi Covid-19.

Anggaran rekonstruksi untuk sementara dialihkan untuk penanganan serta penanggulangan penyebaran Covid-19 di Karangasem, Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem, I Putu Arnawa mengungkapkan, 3 kesenian yang rencananya direkonstruksi yakni Tari Parwa di Subagan, Kecamatan Karangasem.

Kedua, Tari Gambuh. Terakhir Wayan Wong di Waringin, Desa Pempatan, Kecamataan Rendang.

Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personilnya, Ini Kata Kapolres Badung

Denpasar Siapkan 2 Hotel Bintang Dua untuk Karantina Positif Covid-19, Kapasitas 200 Kamar

Manajemen Ban Antarkan Joan Mir Raih Podium di MotoGP Catalunya 2020

Ketiga tarian tersebut sudah hampir punah.

"Tiga kesenian ini rencana tahun ini direkonstruksi. Karena pandemi Covid-19, anggaran terpaksa dialihkan ke penanganan Covid-19. Anggaran untuk rekonstruksi berjumlah 70 juta-an. Meliputi semua kesenian,"ungkap I Putu Arnawa, Rabu (30/9/2020) siang.

Ditambahkan, tiga kesenian yang hampir punah akan direkonstruksi setelah kondisi membaik dan anggaran mencukupi.

Mantan Kabag Humas Setda Kabupaten Karangasem belum berani memastikan waktunya.

"Tahun 2019, kesenian yang direkonstruksi yakni tari di Desa Purwayu, Kecamatan Abang,"akui Putu Arnawa.

Mantan Kabag Kesra Setda Kabupaten Karangasem mengatakan, rekonstruksi kesenian dilakukan untuk mengelola, serta melestarikan kesenian yang hampir punah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved