Breaking News:

Bali United

Soal Kerugian Bali United Setelah Liga 1 Ditunda, Ini Penjelasan CEO Yabes Tanuri

Semua tim telah bersiap sejak akhir Juli 2020 ditengah pandemi Covid - 19 dengan tak lupa menjalankan protokol kesehatan.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/M Firdian Sani
CEO Bali United Yabes Tanuri 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Penundaan Liga I Indonesia 2020 akibat tak diberi izin keramaian oleh Polri sangat berdampak pada persiapan klub - klub Liga 1.

Semua tim telah bersiap sejak akhir Juli 2020 ditengah pandemi Covid - 19 dengan tak lupa menjalankan protokol kesehatan.

Bali United termasuk tim yang terdampak dengan keputusan ini.

Karena tim asuhan pelatih Stefano Cugurra Teco ini telah melakukan persiapan sejak 3 Agustus 2020.

Di Tengah Penundaan Liga 1 2020 Gara-gara Pandemi, Persija Jakarta Tambah 6 Pemain Baru

Teco Optimis Liga 1 Indonesia Dilanjutkan, Program Latihan Bali United Bakal Berubah

Jerinx dan Nora Alexandra Ciuman di Mobil Tahanan, Ini Kata Kuasa Hukumnya

Yang lebih terasa lagi, tiga hari jelang pertandingan Bali United vs Psis Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta 2 Oktober 2020, tiba - tiba berita penundaan ini diterima manajemen Bali United.

Semua barang perlengkapan tim dan pemain telah tiba di Yogyakarta Senin (28/9/2020), harus dibawa pulang ke Bali pada Rabu (30/9/2020).

Terkait kerugian ini, CEO Bali United Yabes Tanuri angkat bicara.

Dalam acara dialog di radio Bali United, Selasa (29/9/2020), YT sapaan akrab CEO Yabes Tanuri, menjelaskan tidak terjadi kerugian yang banyak pasca ditunda kompetisi.

"Kalau soal penundaan sih tidak terlalu banyak sih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved