Breaking News:

Keluarga di Denpasar yang Diduga Disekap dalam Rumah Alami Trauma Psikis

Tiga orang penghuni rumah di Jalan Batas Dukuh Sari yang sempat tak bisa keluar dari rumahnya lantaran disegel permanen mengalami trauma psikis

Istimewa
Foto: Tiga orang warga di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar tidak bisa keluar dari rumahnya karena disegel, Jumat (2/10/2020). Polisi turun untuk melepas segel 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tiga orang penghuni rumah di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar, Bali yang sempat tak bisa keluar dari rumahnya lantaran disegel permanen mengalami trauma psikis.

"Ya saya terima kasih sama pak polisi akhirnya bertindak, tapi semalam orangtua tetap tidak bisa tenang, masih takut," ungkap Hendra, penghuni rumah yang keluarganya di sekap itu kepada awak media, Sabtu (3/10/2020)

Dia menuturkan, keluarganya sudah berulangkali mendapatkan intimidasi sejak dua tahun terakhir ini.

"Kami kontrak secara sah, diketahui bahkan perjanjian kontrak diteken Lurah Sesetan, masak dibilang menyerobot menempati tanah orang," kata Hendra.

Keluarga di Denpasar Diduga Disekap dalam Rumah, Polisi Turun ke TKP Lepas Segel

Kematian Akibat Covid-19 di India Lewati 100.000, Negara Tingkat Infeksi Harian Tertinggi di Dunia

Love Story hingga Sweet 20, Ini 15 Film Indonesia yang Akan Tayang di Netflix Pada Oktober 2020

Diantara perlakuan kasar yang diterima Hendra paling berat adalah ketika keluarganya disegel dalam rumah.

Selama tujuh jam keluarganya berada dibawah tekanan. 

Bagaimana tidak, pintu satu-satunya ditutup seng dengan kerangka besi.

Belum lagi dibalik penutup masih dipasang gembok besar.

Praktis dua diantara keluarga Hendra yang berusia lanjut hanya bisa menangis. 

Belum lagi anak dan istri Hendra yang tengah hamil telantar diluar, tidak bisa berbuat apa-apa.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved