Breaking News:

Satpol PP Denpasar Bidik Coffee Shop Karena Anak Muda Nongkrong Tanpa Jaga Jarak

Hal ini dikarenakan banyak anak muda nongkrong di coffee shop pada malam hari tanpa mematuhi protokol kesehatan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Gambar oleh Pexels dari Pixabay
Foto ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah melakukan sidak protokol kesehatan di fasilitas umum, tempat wisata dan ruas jalan raya, Satpol PP Kota Denpasar kini membidik tempat usaha di antaranya coffee shop atau kedai kopi.

Hal ini dikarenakan banyak anak muda nongkrong di coffee shop pada malam hari tanpa mematuhi protokol kesehatan terutama menjaga jarak.

Demikian Kepala Satpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga kepada Tribun Bali, Rabu (7/10/2020).

Dia mengatakan, pada sidak tempat usaha pihaknya langsung menerapkan sanksi denda sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No.46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Denpasar No.48 Tahun 2020.

“Ternyata belakangan beberapa warga masyarakat mengartikan new normal dengan mengesampingkan protokol kesehatan. Ada fenomena anak-anak muda nongkrong tanpa menjaga jarak. Makanya kami akan sidak pemilik usaha yang tidak mengimbau pengunjungnya menerapkan protokol kesehatan,” kata Sayoga.

Sidak tempat usaha dimulai pada Rabu (7/10/2020) pukul 18.30 Wita.

Pol PP langsung menerapkan sanksi kepada pemilik usaha yang melanggar.

Besar sanksi denda sesuai Pergub atau Perwali yakni Rp 1 juta.

Sayoga mengatakan, bila melakukan pelanggaran kedua kali, izin usaha akan ditinjau kembali hingga bisa ditutup jika terus melakukan pelanggaran.

Langkah ini diambil, kata dia, karena pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pemilik usaha dan memberikan teguran kepada yang melanggar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved