Go Live Integrasi Data Perpajakan DJP-PLN

PLN bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan, dan Kementerian BUMN Republik Indonesia, secara resmi melakukan Go Live Digitalisas

ist/doc PLN
Suasana Go Live Integrasi Data Perpajakan DJP-PLN 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PLN bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan, dan Kementerian BUMN Republik Indonesia, secara resmi melakukan Go Live Digitalisasi Integrasi Data Perpajakan mulai Jumat (7/10/2020). 

Digitalisasi integrasi data antara PLN dan DJP ini, bertujuan untuk meningkatkan transparansi, percepatan dan integrasi transaksi perpajakan PLN sebagai salah satu wajib pajak. 

Wakil Menteri Keuangan, Suahazil Nazara, memberikan apresiasi atas capaian yang dilakukan oleh DJP bersama PLN dalam melakukan integrasi data perpajakan.

Krisdayanti Panen Kritikan Karena Pamer Baru Belajar Draft UU Cipta Kerja setelah Disahkan

Soal Penanganan Covid-19, Bali Diimbau Tak Lakukan Pelonggaran Pelacakan Kontak

Tabanan Catat Satu Pasien Positif Meninggal, Total 31 Pasien Meninggal dengan Penyakit Penyerta

Menurutnya Integrasi data perpajakan ini, menjadi modal bagi PLN untuk semakin transparan dan mudah dalam pengelolaan pajak. 

“Saya apresiasi di ulang tahun ke-75, PLN bekerjasama dengan DJP melakukan kooperatif compliance. Ini menjadi suatu good story atau bahkan best story bagi BUMN lain,” tutur Suahazil Nazara, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Jumat (9/10/2020).

World Mental Health, dr. Gde Ingatkan Jangan Jadikan Pandemi Alasan Konsumsi Obat Terlarang

Demo Mahasiswa Unud Digiring ke Isu SARA, Ketua BEM Unud Angkat Bicara

Lontarkan Pernyataan Pedas, Jon Jones Sebut Israel Adesanya Cuma Seperti Anjing Kecil

Hal senada disampaikan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I, Budi Gunadi Sadikin.

Menurutnya, tantangan saat ini tidak hanya melakukan transformasi digital, melainkan juga melakukan integrasi data antar entitas. 

Integrasi ini sangat penting bagi bangsa dan negara untuk mencapai kecepatan, transparansi dan tata kelola yang lebih baik.

Harapannya ini akan sangat membantu pertumbuhan ekonomi ke depan. 

Jumat Peduli, Bupati Artha Kembali Sambangi Warga Sakit

Nelayan di Tabanan Diminta Waspadai Dampak La Nina, Bulan Ini Mulai Musim Lobster dan Ikan

Rumah Ronaldo Kemalingan, Ada yang Janggal dengan Pencuri

“Integrasi antar entitas ini menurut saya ini sulit. Saya sangat berterima kasih DJP dan PLN, yang tidak hanya berhasil melakukan transformasi digital tetapi juga berhasil melakukan integrasi antar entitas. Ini tantangan besar yang berhasil dihadapi oleh PLN dan DJP,” ucap Budi.

Kerja sama ini secara spesifik memberikan manfaat yang sangat signifikan bagi pengelolaan pajak PLN, terutama pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Kontribusi pajak PLN sebesar Rp 25 – 35 triliun per tahun, sementara sebesar 45 – 50 persen diantaranya adalah PPN.

Sehingga integrasi pengelolaan PPN WAPU dengan DJP dan Bank Persepsi ini, akan sangat membantu PLN dalam pengelolaan perpajakannya sehingga lebih cepat, tepat waktu, transparan dan terintegrasi.

Unstopplable Together Mengajak Masyarakat Kembali Beraktivitas dengan Semangat & Percaya Diri

Kodam IX/Udayana Buka Pendaftaran Calon Tamtama TNI AD Gelombang II Tahun 2020, Berikut Syaratnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved