Breaking News:

BPBD Karangasem Kerahkan Alat Berat Untuk Evakuasi Material Longsor di Sidemen

BPBD bersama Dinas PUPR Karangasem mengerahkan alat berat (lowder) untuk evakuasi material longsor

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Foto : Petugas BPBD bersama Dinas PUPR Karangasem mengevakuasi material longsor dengan mengerahkan alat berat, Rabu (14/10). Meterial longsor dipindah ke samping. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas PUPR Karangasem mengerahkan alat berat (lowder) untuk evakuasi material longsor di Jalan Sanggem menuju Dauh Pangkung, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Bali, Rabu (14/10/2020) siang.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakan, penanganan dimulai pukul 08.30 hingga 10.50 Wita dengan mengerahkan alat berat.

Petugas yang ada di lokasi kejadian yakni TRC BPBD Regu II, Bina Marga Dinas PU.

Material longsor yang menutupi badan jalan diangkut ke pinggir.

Baca juga: Penjumlahan Ratusan Puluhan Satuan, Jawaban Belajar dari Rumah TVRI Kelas 1-3 SD Hari Ini

Baca juga: Rekomendasi 7 Drama Korea Action, Cerita Menegangkan dan Penuh Lika-liku Cinta 

Baca juga: PSR Sebut Demokrat Ingin UU Omnibus Law Sejalan Dengan Konsep Tri Hita Karana

"Proses evakuasi berjalan dua jam lebih. Material sudah dipindah ke pinggir jalan. Sekarang jalanan sudah kembali normal. Kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintas. Tebing di pinggir jalan ditata,"ungkap IB Arimbawa, mantan Kabid Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan (Dishub).

Ditambahkan, bencana longsor ini terjadi pada Senin (12/10/2020) pagi, usai diguyur hujan.

Longsoran tebing setinggi 12 meter sempat menutup setengah badan jalan, sehingga akses jalan sempat terhambat hingga dua hari.

Selain itu, ditemukan beberapa titik longsoran di Sanggem-Dauh Pangkung.

"Mengingat akses jalan masih berpotensi terjadi longsor susulan, maka masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalan. Apalagi tanah di lokasi kondisinya labil, dan mudah longsor,"jelas IB Ketut Arimbawa, pejabat asal Kabupaten Singaraja.

Pihaknya mengimbau warga yang tinggal di dekat tebing, dan bebukitan untuk waspada serta hati-hati saat memasuki musim hujan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved