Breaking News:

Ribuan Mahasiswa BEM SI Kembali Akan Gelar Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Istana Negara Besok

"Iya benar (akan demo), sekitar 6.000 massa atau lebih banyak dari sebelumnya," kata Koordinator Media BEM-SI, Andi Khiyarullah

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aparat Kepolisian bersitegang dengan pendemo di kawasan Harmoni, Jakarta, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berlangsung ricuh. 

TRIBUN-BALI.COM – Sejumlah elemen masyarakat akan kembali menggelar unjuk rasa menolak pengesahan 'omnibus law' Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/10/2020) besok.

Selain massa buruh, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) berencana kembali mendatangi Istana Negara untuk menyampaikan aspirasi seperti demo sebelumnya.

Seruan unjuk rasa tersebut sudah beredar luas di sosial media.

"Iya benar (akan demo), sekitar 6.000 massa atau lebih banyak dari sebelumnya," kata Koordinator Media BEM-SI, Andi Khiyarullah, Kamis (15/10/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Update Covid-19 Bali, 15 Oktober: Kasus Positif Bertambah 100 orang, 157 Pasien Sembuh & 1 Meninggal

Baca juga: Lakukan Kunjungan Kerja, Prabowo Subianto Akan Bahas Kerja Sama Pertahanan dengan Menhan AS

Baca juga: Jukung Komang Sudarma Terbalik Setelah Terlibat Kecelakaan dengan Kapal Tangker di Perairan Tulamben

Andi mengemukakan, tuntutan demo yang akan dilakukan itu sama yakni mendesak pemerintah mencabut omnibus law UU Cipta Kerja yang disahkan DPR pada 5 Oktober 2020.

"Untuk tuntutan masih sama. Kalau BEM SI fokus (demo) ke Istana Negara," kata dia.

Gelombang penolakan pengesahan UU Cipta Kerja terus berlanjut.

Selasa lalu yang menggelar ujuk rasa menolak UU itu di Jakarta adalah kelompok yang menyebut diri mereka Persaudaraan Alumni 212.

Unjuk rasa itu berujung dengan kericuhan.

Pada 8 Oktober 2020, kelompok mahasiswa dan buruh juga telah menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya dan kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved