Breaking News:

Corona di Indonesia

Situasi Krisis dalam Pelayanan Kesehatan, IDI Sebut 136 Dokter Meninggal akibat Covid-19

Ari merinci, para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 71 dokter umum dan 63 dokter spesialis serta 2 residen.

manado.tribunnews.com
Ilustrasi dokter 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -  Virus Covid-19 terus mengancam hidup masyarakat tak terkecuali para dokter atau tenaga medis.

Hinngga kini Jumlah kematian dokter akibat terpapar Covid-19 terus bertambah.

Wakil Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Ari Kusuma Januarto mengatakan, pekan ini ada empat orang dokter meninggal dunia akibat Covid-19.

"Pekan ini, empat orang dokter meninggal dunia akibat Covid-19. Dalam waktu dua pekan Oktober, sudah ada sembilan dokter meninggal dunia," ujar Ari dalam keterangan tertulis PB IDI yang diterima Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

"Sehingga total 136 dokter wafat akibat Covid-9 (secara keseluruhan)," tuturnya.

Ari merinci, para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 71 dokter umum dan 63 dokter spesialis serta 2 residen.

Seluruhnya berasal dari 18 IDI Wilayah (provinsi) dan 66 IDI Cabang ( Kota/Kabupaten). Kemudian, berdasarkan data provinsi, angka kematian dokter terbanyak berada di Jawa Timur (32 dokter).

Secara berturut-turut disusul oleh Sumatra Utara (23 dokter), DKI Jakarta (19 dokter), Jawa Barat (12 dokter), Jawa Tengah (9 dokter), Sulawesi Selatan (6 dokter), Bali (5 dokter), Sumatra Selatan (4 dokter).

Lalu, ada Kalimantan Selatan (4 dokter), Aceh (4 dokter), Kalimantan Timur (3 dokter), Riau (4 dokter), Kepulauan Riau (2 dokter), DI Yogyakarta (2 dokter), Nusa Tenggara Barat (2 dokter), Sulawesi Utara (2 dokter), Banten (2 dokter), dan Papua Barat (1 dokter).

Merujuk data ini, kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan masih terjadi dengan angka kematian yang semakin mengkhawatirkan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved