Breaking News:

Corona di Bali

Terdampak Covid-19, Pusat Salurkan Hibah Rp 1,183 Triliun ke Kabupaten/Kota Se-Bali

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menyetujui usulan hibah pariwisata yang diusulkan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten

Pixabay
Ilustrasi 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menyetujui usulan hibah pariwisata yang diusulkan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Bali sebagai bagian dari penanganan dampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Disetujuinya usulan dana hibah tersebut dituangkan dalam Surat Menteri Keuangan RI Nomor: S-244/MK.7/2020 tanggal 12 Oktober 2020 denhan perihal penetapan pemberian hibah pariwisata tahun anggaran 2020.

Tak hanya untuk Bali, dalam Surat Menteri Keuangan ada sebanyak 101 daerah di Indonesia yang mendapatkan dana hibah, termasuk 9 kabupaten/kota se-Bali.

Daerah yang mendapatkan hibah merupakan tujuan pariwisata yang mengalami gangguan keuangan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Update Covid-19 Bali, 15 Oktober: Kasus Positif Bertambah 100 orang, 157 Pasien Sembuh & 1 Meninggal

Baca juga: Seusai Jalani Sidang, Jerinx Merasa Ada Permainan  

Baca juga: Jukung Komang Sudarma Terbalik Setelah Terlibat Kecelakaan dengan Kapal Tangker di Perairan Tulamben

Berbagai daerah ini juga mengalami penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama yang bersumber dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR).

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, total hibah pariwisata yakni sebesar Rp 3,3 triliun dan 9 daerah kabupaten/kota se-Bali memperoleh sebanyak Rp 1,183 triliun atau sekitar 36,4 persen.

"Hibah pariwisata tersebut dialokasikan untuk pelaku usaha pariwisata sebesar 70 persen dan Pemerintah Kabupaten/Kota sebesar 30 persen," kata Koster dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali, Kamis (15/10/2020) malam.

Bantuan hibah tersebut merupakan usulan dalam bentuk proposal We Love Bali Movement yang disusun oleh para pelaku usaha pariwisata atas arahan dari Koster.

Baca juga: Sebut Bali Terancam Krisis Listrik 2021, Parta Minta PLN Serius Jalankan Proyek Jawa-Bali Connection

Baca juga: Gelar Mini Konser di Tengah Pandemi, Soullast Terus Ingatkan Protokol Kesehatan dari Atas Panggung

Baca juga: Ekonomi Mati Suri, Persaingan Tidak Sehat Diduga Mulai Terjadi di Kalangan Pengusaha di Badung

Proposal tersebut diserahkan oleh Koster bersama para pelaku usaha pariwisata kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Wishnutama Kusubandio, di kantornya di Jakarta pada 9 Maret 2020.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved