Breaking News:

Warga Muslim Desa Patas Gelar Tradisi Safaran

Warga Muslim di Desa Patas, Kecamatan Gerogkgak, Buleleng, Bali mengadakan tradisi Safaran pada Rabu (14/10/2020) sore.

Istimewa
Suana Safaran di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Provinsi Bali 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Warga Muslim di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali mengadakan tradisi Safaran pada Rabu (14/10/2020) sore.

Safaran rutin diadakan setiap Minggu akhir Bulan Safar, Kalender Hijriah.

Warga Desa Patas dan sekitarnya biasanya memilih pantai sebagai tempat untuk bersafar.

Dengan riang gembira, biasanya warga muslim di Patas menyambut dna membawa kudapan masing-masing untuk disantap di pantai.

Biasanya mereka membuat ketupat, nasi kuning, atau opor dan lain-lain.

Safaran sudah menjadi tradisi sebagian besar warga muslim di Bali sejak dari dulu.

Menurut K.H Amar Makruf selaku tokoh masyarakat Desa Patas mengatakan, jika dirinya sedari kecil yakni pada tahun 1950 sudah mengikuti tradisi safaran.

"Sejak saya masih kecil, tahun 1950-an. Tempatnya di pinggir pantai, di desa lain ada yang dekat sungai, danau, dekat sumber air, sumber kehidupan," katanya saat dihubungi Tribun Bali, Rabu (14/10/2020).

Hampir sebagian warga muslim di Kecamatan Gerokgak menggelar tradisi "Safaran".

Apalagi warga muslim di Desa Patas umumnya tinggal di dekat pesisir pantai.

Halaman
12
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved