Disdukcapil Denpasar Gelar Program Jemput Bola Pelangi di Pemogan, 24 Orang Lakukan Perekaman E-KTP

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin secara bergiliran di setiap desa/kelurahan ini pada Minggu (18/10/2020) dilaksanakan di Kelurahan Pemogan,

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Disdukcapil Kota Denpasar
Disdukcapil Denpasar Gelar Jemput Bola Pelangi di Pemogan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar kembali menggencarkan Program Jemput Bola Pelayanan Langsung Jadi (Pelangi).

Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin secara bergiliran di setiap desa/kelurahan ini pada Minggu (18/10/2020) dilaksanakan di Kelurahan Pemogan, Denpasar Selatan.

Dari hasil kegiatan tersebut, sebanyak 24 orang melaksanakan perekaman E-KTP yang terdiri  atas 10 orang berusia dibawah 17 tahun  dan 14 lainya merupakan usia 17 tahun ke atas.

Selain itu juga turut dilaksanakan pencetakan E-KTP sebanyak 25 orang.

Baca juga: Sundown Party Jadi Tema 3rd Anniversary HR-V Club Indonesia Chapter Bali

Baca juga: Berikut Rekomendasi Ponsel Berbagai Merek dengan Harga Rp 1 Jutaan di Pasar Indonesia

Baca juga: Kunjungan Wisatawan Domestik Minim, Ratusan Hotel di Karangasem Pilih Tak Beroperasi

Kadisdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sekalipun di tengah pandemi Covid-19, Disdukcapil Kota Denpasar terus mendorong terpenuhinya administrasi kependudukan masyarakat, khususnya E-KTP.

Hal ini mengingat E-KTP merupakan administrasi paling mendasar yang wajib dimiliki warga negara.

“Program Jemput Bola Pelayanan Langsung Jadi (Pelangi) ini terus digencarkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, hal ini mengingat masih ada masyarakat yang belum memiliki E-KTP dan khususnya masyarakat yang usia 17 tahun yang baru akan memiliki E-KTP,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, memaksimalkan kelengkapan administrasi kependudukan ini juga mengingat adanya perhelatan Pilkada Serentak yang mewajibkan pemilih untuk mengantongi E-KTP.

“Sesuai hasil koordinasi dengan KPU bahwa pemilih wajib memiliki E-KTP, karena jika tidak memiliki E-KTP maka yang bersangkutan tidak dapat menggunakan hak pilih, jadi kami mengajak masyarakat yang belum melaksanakan perekaman untuk pro aktif hal ini juga didukung dengan melaksanakan program Jemput Bola di desa/kelurahan,” ajaknya.

Dewa Juli mengatakan bahwa saat ini program Jemput Bola Pelangi secara rutin dilaksanakan di seluruh desa/kelurahan hingga 8 Desember mendatang.

Selain itu, perekaman juga dapat dilaksanakan secara mandiri pada hari kerja di beberapa titik.

Yakni Graha Sewaka Dharma, Lumintang dan Kantor Kecamatan masing-masing. 

“Kami mengajak masyarakat bagi yang belum melengkapi administrasi kependudukan, utamanya E-KTP yang merupakan syarat dasar untuk segala jenis administrasi agar melaksanakan perekaman, tidak hanya untuk kepentingan dalam menggunakan hak pilih, melainkan kepentingan lain yang berkaitan dengan administrasi,” harapnya.

“Dan bagi masyarakat yang E-KTP baru hanya membawa Kartu Keluarga, Jika E-KTP hilang dapat membawa surat keterangan kehilangan, dan bagi yang rusak dapat menampilkan fisik E-KTP yang rusak,” imbuhnya.

Baca juga: Cegah Covid-19, Sosialisasi Prokes di Denpasar Utara Libatkan Swasta & PKK Desa Dauh Puri Kaja

Baca juga: Selandia Baru Kembali Catat Penambahan Kasus Positif Covid-19 Sehari Setelah Gelar Pemilu

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Anak Amien Rais di Tol Cipali, Hanafi Rais Alami Luka Berat

Untuk diketahui bahwa sejak awal mulai dilaksanakannya sistem Jemput Bola Pelangi pada 10 Oktober lalu, sedikitnya terdapat masyarakat yang sudah melaksanakan perekaman sebanyak 312 orang. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved