Breaking News:

MotoGP

Duet Jagoan Suzuki Tebar Ancaman Serius Bagi Lawan-lawannya di Aragon

Dia mengamankan posisi start keenam, yang merupakan hasil kualifikasi terbaiknya sejak ia finis keempat

MOTOGP.COM
Dari kiri ke kanan, Alex Rins (Suzuki Ecstar), Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), Joan Mir (Suzuki Ecstar) di podium MotoGP Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (27/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM - Joan Mir dan Alex Rins puas dengan perbaikan kecepatan mereka di kualfikasi, yang selama ini menjadi kelemahan Suzuki, siap menjadi ancaman serius di Grand Prix Aragon.

Runner-up klasemen, Mir mencetak waktu satu menit 47,679 detik, terpaut 0,603 detik dari polesitter Fabio Quartararo.

Dia mengamankan posisi start keenam, yang merupakan hasil kualifikasi terbaiknya sejak ia finis keempat tercepat di kualifikasi Grand Prix Styria.

Rins sementara itu mencetak waktu 1'48,035 dan menyelesaikan Q2 di peringkat 10.

Baca juga: Aneh Tapi Nyata, Pria Bali Ini Miliki Anak Ayam Berkaki 4, Beranus 2 & Berjari 14, Begini Kisahnya

Baca juga: 10 Arti Mimpi yang Sering Dialami Seseorang dan Jadi Firasat, Mimpi Hamil hingga Bencana

Baca juga: Liburan Bersama Keluarga Besar Bakrie di Bali, Begini Perjuangan Nia Ramadhani Siapkan Makan Malam

"Hari ini kami sangat meningkat ketimbang kualifikasi akhir pekan lalu. Mendapati Joan di baris kedua itu bagus dan memberi kami dorongan semangat untuk besok," kata manajer tim Suzuki Ecstar Davide Brivio seperti dikutip laman resmi tim.

"Kami senang dengan kecepatan ini dan saya rasa kami bisa kompetitif.

Mir yang sepanjang musim ini mengeluhkan kecepatan GSX-RR di kualifikasi, meski tampil konsisten di balapan, bisa sedikit tenang mendapati hasil kualifikasi Aragon.

"Saya sangat senang dengan tugas yang tim dan saya lakukan hari ini. Kami mengalami sejumlah kemajuan dibanding kemarin, saya merasa hebat dengan motor ini dan laju balapan saya kuat," kata Mir.

"Saya juga memperbaiki kualifikasi, sesuatu yang sangat ingin saya lakukan.

Kompatriotnya asal Spanyol, Rins berharap suhu Aragon yang lebih hangat di balapan seri kesepuluh nanti untuk meneruskan tren finis podium Suzuki di enam balapan terakhir kecuali GP Styria dan Prancis.

"Posisi start 10 di grid tidak terlalu buruk. Motor kami bekerja baik di sini dan jika besok lebih hanta ini akan lebih baik," kata Rins, yang finis keempat di Aragon pada 2018, hasil terbaiknya di trek itu sejauh ini di kelas premier.

Sumber: antaranews.com

Editor: DionDBPutra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved