Breaking News:

Dapat Hibah Pariwisata Rp. 948 Miliar Lebih, Pemkab Badung Tegaskan Hal Ini

Pemerintah Kabupaten Badung mendapatkan stimulus atau hibah untuk pariwisata dari pemerintah pusat sebesar Rp 948.006.720.000.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Pjs Bupati Badung I Ketut Lihadnyana. 

Semua syarat itu yang nantinya akan di verifikasi ketat

"Bantuan ini akan diberikan secara proporsional kepada hotel dan restoran yang ada. Bukan secara adil," katanya.

Yang jelas, lanjut pejabat asal Buleleng ini, juga mengatakan tidak semua hotel dan restoran akan mendapatkan bantuan.

Pasalnya dari beberapa persyaratan yang harus di penuhi, diantaranya, tidak boleh nunggak pajak ke pemerintah daerah di tahun 2019.

Selain itu pula hotel dan restoran yang menjadi calon penerima stimulus juga harus mentaati protokol kesehatan.

Apabila kedua syarat itu tidak terpenuhi otomatis tidak akan memperoleh stimulus dari pemerintah.

"Kalau dia nunggak pajak artinya dia kan tidak taat asas. Kemudian yang kedua manajemen hotel itu sudah menerapkan prokes atau tidak,? itu faktor utamanya," kata Lihadnyana.

Ditanya bagaimana jika nanti bantuan kemungkinan bantuan ini dipakai bayar hutang oleh pengusaha, Lihadnyana mengaku masih mengkaji hal itu.

"Nah, ini yang masih abu-abu. Kita akan rumuskan lebih lanjut. Karena kalau dana stimulus itu dipakai bayar pajak kan harapan kita bisa masuk lagi jadi PAD," pungkasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Badung mendapat bagian paling besar dari program hibah pariwisata yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

Dari total hibah pariwisata senilai Rp. 3,3 Triliun, Provinsi Bali mendapat sebesar Rp. 1.183.043.960.000 dan Kabupaten Badung menerima Rp. 948.006.720.000. (*).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved