Mantan Sopir Travel Ini Jualan Kopi Ala Coffee Shop dengan Sepeda, Terinspirasi dari Belanda

Mantan Sopir Travel Jualan Kopi ala Coffee Shop dengan Sepeda, Terinspirasi dari Belanda, Hadirkan 7 Jenis Kopi

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Ketut Astika berjualan kopi dengan sepeda di kawasan jalan Puputan Renon, Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Menikmati kopi bermerk di coffee shop tentunya sudah biasa.

Akan tetapi bagaimana jika kopi tersebut dijajakan di pinggir jalan dan didatangi warga yang kebanyakan asing dengan coffee shop?

Seorang mantan sopir travel, Ketut Astika atau yang akrab disapa Ketut Mayong berjualan kopi yang bermerk di pinggir jalan menggunakan sepeda gayung yang dimodifikasi sedemikian rupa.

Bermodalkan Rp. 8 juta, ia memulai usahanya ini sejak 1 Oktober 2020 lalu dengan brand Made Coffee.

Baca juga: Awas, Ini 5 Tanda yang Menunjukkan Tubuh Penuh dengan Racun, Apa Saja Itu?

Baca juga: Simone Inzaghi Tetap Merendah Setelah Lazio Tekuk Dortmund 3-1

Baca juga: 5 Zodiak Ini Dikenal Cengeng Banget, Bisa Membuat Orang Lain Jadi Bingung

Walaupun ia bernama Ketut, namun Made yang digunakan pada brand-nya merujuk pada nama anaknya.

Tempat nangkringnya pun di tempat yang cukup strategis yakni di Jalan Puputan Renon, Denpasar, Bali di dekat Gudang Bulog.

Di antara deretan pedagang bermobil yang menjual aneka macam barang dagangan, ia terselip di antaranya.

Layaknya seorang barista, dirinya berusaha menghadirkan takaran kopi yang pas di lidah penikmat walaupun lokasinya di pinggir jalan.

Ditemui di lokasi berjualan, Rabu (21/10/2020), dirinya mengaku sudah belajar meracik kopi sejak masih bekerja sebagai sopir travel.

Dikarenakan pandemi Covid-19, dirinya pun tak bekerja lagi sejak pertengahan Maret 2020.

Ia pun memanfaatkan waktunya tersebut untuk memperdalam kemampuannya dalam meracik kopi.

“Belajar dari internet saya meracik kopi ini. Awalnya untuk kebutuhan sendiri. Setelah merasa lumayan bisa, saya pun eksekusi,” kata lelaki asal Mayong, Buleleng ini.

Untuk berjualan kopi menggunakan sepeda ini, dirinya mengaku terinspirasi dari luar negeri seperti Belanda, Jerman, maupun Denmark.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved