Libur Akhir Oktober 2020, Nusa Penida Bali Bisa Jadi Pilihan Tujuan Wisata Spiritual

Bupati Klungkung yang juga Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Klungkung menjelaskan, dirinya memprediksi akan ada peningkatan kunjungan wisatawan

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Kambali
Istimewa
ilustrasi - Tarian Baris Jangkang dari Dusun Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Klungkung, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Liburan panjang yang berlangsung mulai Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (01/11/2020), diperkirakan akan dimanfaatkan warga untuk ber wisata spiritual di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Terkait hal ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sudah mengeluarkan surat edaran agar warga selama libur panjang ini tetap mengikuti protokol kesehatan.

Bupati Klungkung yang juga Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Klungkung menjelaskan, dirinya memprediksi akan ada peningkatan kunjungan wisatawan lokal ke Nusa Penida.

Apalagi liburan ini juga bertepatan dengan purnama sasih kelima yang jatuh, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Libur Oktober 2020, Pemuteran Bay Festival 2020, Ada Live Musik Emoni, Ayu Laksmi dan Robi Navicula

Baca juga: Libur Panjang, Warga Lokal Diprediksi Ramai Wisata Spiritual ke Nusa Penida Klungkung

"Kemungkinan nanti yang cukup ramai itu warga lokal yang hendak wisata spiritual ke Nusa Penida," ungkap Suwirta, Senin (26/10/2020).

Dalam surat edaran Bupati Klungkung No 360/1037/BPBD tentang antisipasi penyebaran Covid-19 pada saat libur panjang dan cuti bersama tahaun 2020, ditegaskan agar mengidentifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan agar memiliki protokol kesehatan yang lengkap.

Demikian halnya seperti tempat ibadah pura, yang diprediksi banyak dikunjungi warga saat liburan panjang nanti.

"Nanti agar dipastikan tidak ada kerumunan yang membuat tidak bisa jaga jarak. Serta jumlah pengunjung di suatu destinasi juga dibatasi sampai 50 persen," ungkap Suwirta.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Atensi Beberapa Hal Bila Terjadi Peningkatan Penumpang saat Libur & Cuti Bersama

Baca juga: Libur Panjang Oktober 2020 & PSBB Transisi Jakarta, Pergerakan Penumpang ke Bali Bakal Meningkat 10%

Sementara berdasarkan pantauannya, armada boat yang melayani penyebrangan penumpang dari Klungkung ke Nusa Penida dan sebaliknya juga masih tetap patuh untuk menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kami perhatikan di Kusamba, setiap armada boat masih menerapkam protokol ketat. Penumpang dibatasi naik boat hanya maksimal 50 persen," jelasnya.

Suwirta pun berharap dengan protokol kesehatan, tidak ada lonjakan angka kasus covid-19 di Klungkung pasca liburan panjang dan cuti bersama. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved