Breaking News:

Novel Bamukmin Buka Suara soal Kepulangan Habib Rizieq

Novel Bamukmin menyatakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat

Kontributor KompasTV, Pekalongan Awan Negus Takari
Imam Besar sekaligus Mantan Ketua Umum DPP FPI, Habib Rizieq Shihab usai memberikan ceramah pada acara Haul KH Thohir bin Abdul Lathif, di Buaran, Pekalongan, Senin (4/8/2014). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin menyatakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dipastikan akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.

Kabarnya, Habib Rizieq akan kembali saat momen Maulid Nabi Muhammad SAW, pada akhir Oktober ini atau awal November mendatang.

"Benar (kembali ke Indonesia pada momen Maulid Nabi)," kata Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin saat dikonfirmasi Tribunnews, Senin (26/10/2020).

Adakah sambutan bagi kedatangan Habib Rizieq? Novel mengatakan hal itu lebih tepat ditanyakan kepada pengurus FPI.

FPI, lanjut Novel, juga telah menunjuk juru bicara (jubir) khusus terkait kepulangan Habib Rizieq yaitu Munarman. Namun, hingga kini Tribunnews.com masih mencoba mengonfirmasi kepulangan Habib Rizieq kepada Munarman.

"Untuk FPI sudah ditunjuk jubir khusus HRS," ucap Novel.

Sebelumnya, viral video Habib Rizieq Shihab di media sosial yang mengaku akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.

Berdasarkan video berdurasi 01.30 menit yang tersebar di laman Twitter, terlihat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu sedang duduk di sofa sambil berbicara kepada belasan orang menggunakan mikrofon terkait rencana kepulangannya tersebut.
m

"Insya Allah kalau tak ada halangan, saya dan sekeluarga akan kembali ke Tanah Air. Insya Allah dalam waktu dekat, saya kembali ke Indonesia ke Tanah Air dan kembali berjuang bersama umat Islam di kita punya negeri tercinta," kata Rizieq dalam video tersebut yang dilihat Tribunnews, Senin (26/10/2020).

Rizieq menyatakan, kepulangannya ke Indonesia karena kecintaannya kepada Tanag Air.

Sebab, lanjut Rizieq, kondisi Tanah Air saat ini sangat memprihatinkan.

"Melihat kondisi kita punya negeri saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, artinya kondisi yang sangat memprihatinkan tentu membutuhkan kepedulian yaitu dari setiap rakyatnya dari setiap bangsanya, termausk kepedulian perhatian dari para habaib, para ulama, para tokoh, para aktivis bagaimana supaya kita bisa saling bergandengan tangan, bahu membahu menyelamatkan kita punya negeri dari keterpurukan," ujar Rizieq.

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved