Breaking News:

Corona di Bali

Penjagaan Diperketat, 14 Orang Tanpa Surat Rapid Test Masuk Bali via Gilimanuk Dikembalikan

Pintu masuk Provinsi Bali kembali diperketat jelang libur panjang 28 Oktober 2020 - 1 November 2020 melalui pendisiplinan masyarakat terhadap protokol

Istimewa
Ilustrasi foto tak terkait berita - Kapal dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur bersender di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (1/4/2014). ASPD Ketapang-Gilimanuk Siagakan 56 Kapal Selama Mudik Lebaran 2019 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pintu masuk Provinsi Bali kembali diperketat jelang libur panjang 28 Oktober 2020 - 1 November 2020 melalui pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan di wilayah Kodam IX/Udayana masih terus dilaksanakan secara masif," terang Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., melalui keterangan pers kepada Tribun Bali, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Menaker Pastikan Upah Minimum Tidak Akan Naik pada 2021, Gaji Pegawai Dipotong 2,5% untuk Tapera

Baca juga: BREAKING NEWS - Sidang Hari Ini, Jerinx Diperiksa Keterangannya sebagai Terdakwa

Baca juga: Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 Jalan Merintis Kemerdekaan, Isi Teks dan Peringatan ke-92

Kapendam menyampaikan, pada akhir pekan kemarin, atau pada Minggu (25/10/2020) oleh aparat terkait yang bertugas di Pos Rapid Test Pelabuhan Gilimanuk didapati sekitar 14 orang penumpang yang menuju Bali tidak mengantongi surat hasil rapid test.

"Petugas terpaksa mengembalikan para penumpang tersebut ke Pelabuhan Ketapang," jelasnya.

Di samping itu, masa libur panjang wajib menjadi perhatian khusus bagi warga yang hendak berlibur meninggalkan rumah.

Baca juga: Hari Ini Puncak Kedatangan Penumpang ke Bali Memasuki Libur Panjang Cuti Bersama

Baca juga: Libur Panjang Akhir Bulan, Pangdam IX/Udayana Lakukan Penebalan Personel di Objek Vital

Baca juga: Kiwil Menikah Lagi Dengan Janda, Rohimah Istri Pertama Akui Rasanya Dimadu Dua Kali

Ada beberapa hal yang tak boleh luput dari pengawasan.

"Selama libur tetap perhatikan faktor keamanan di rumah seperti keamanan penggunaan listrik, kompor maupun pencurian serta keamanan dalam perjalanan," pesan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara.

Selain itu, seluruh elemen masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Baca juga: Pertamina Raih 13 Penghargaan Nusantara CSR Award 2020

Baca juga: Hubungan Turki dan Prancis Memanas, Erdogan Kecam Pernyataan Kontroversial Macron & Serukan Boikot

"Agar dilaksanakan apa yang menjadi arahan serta penekanan pada Rakor melalui Vidcon tentang persiapan akhir antisipasi pencegahan dan penularan Covid-19 terkait antisipasi libur panjang dari tanggal 28 Oktober sampai dengan 1 November 2020 yang dipimpin langsung oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, pada Minggu (25/10/2020) kemarin," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved