Hanya 500-an Hotel & Restoran di Badung yang Memenuhi Persyaratan untuk Mendapat Hibah Pariwisata

Dalam peruntukannya ini, nantinya masing-masing pemerintah daerah yang mengatur sesuai dengan petunjuk teknis.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Bincang Tribun Bali dengan topik Pencairan Dana Hibah Pariwisata Bali, Rabu (28/10/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memberikan dana hibah pariwisata kepada 101 daerah di Indonesia sebesar Rp 3,3 triliun.

Dari jumlah tersebut, Bali merupakan salah daerah yang mendapat dana hibah terbanyak yakni Rp 1,182 triliun atau sebesar 36,4 persen.

Dalam acara Bincang Tribun Bali dengan topik Pencairan Dana Hibah Pariwisata Bali yang digelar Rabu (28/10/2020) Kadis Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa mengatakan dana hibah tersebut sebesar 70 persen diperuntukkan bagi industri baik hotel maupun restoran, sedangkan 30 persennya untuk Pemda.

Dalam peruntukannya ini, nantinya masing-masing pemerintah daerah yang mengatur sesuai dengan petunjuk teknis.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Jembrana Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-92

Baca juga: Bayi Malang yang Ditemukan di Depan Panti Asuhan Giri Asih Jembrana Diduga Baru Lahir

Baca juga: Leluhur Verrell Bramasta Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bali, Sosoknya Diungkap Sang Ibu

Untuk Bali sendiri, pembagian dana hibah ini diberikan kepada semua kabupaten/kota secara proporsional dengan Badung yang mendapat porsi paling banyak, disusul Gianyar, Denpasar, Karangasem, hingga Bangli.

“Untuk dana sebesar 30 persen yang diberikan kepada pemerintah daerah dipergunakan mendukung sarana prasarana, pelatihan, peningkatan kapasitas ataupun SDM dalam bidang pariwisata,” katanya.

Sementara pemanfaatan dana hibah bisa dipakai untuk perawatan hotel, hingga untuk biaya operasional hotel.

Dengan adanya dana hibah ini diharapkan jangan sampai PHK ini berlanjut dan pada intinya merupakan bentuk subsidi untuk mendukung hubungan industrial dengan pekerja.

 Ketua PHRI Kabupaten Badung, IGN Rai Surya Wijaya mengatakan pihaknya menyambut baik dengan adanya pemberian dana hibah ini.

Walaupun jumlahnya tak sebanding dengan devisa yang diserahkan Bali ke pusat mencapai Rp 10 triliun.

Untuk Badung sendiri mendapatkan dana hibah pariwisata sebesar Rp 948 miliar.

Sebagai Ketua PHRI Badung dan juga tim ahli Gubernur Bali, ia mengimbau agar semua anggota PHRI di Badung membaca dan mempersiapkan persyaratan pencairan dana hibah ini.

“Ada juknis yang jelas, mulai dari nama perusahaan atau hotel, alamatnya, nomor rekening, NPWP, TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) yang masih berlaku, lunas pajak dan hotel beroperasi sampai bulan Agustus,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved