Breaking News:

Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Akibat Puntung Rokok, Polisi Belum Tahan 8 Tersangka Karena Ini

Meski 8 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, polisi belum melakukan penahanan.

istimewa
Upaya pemadaman api oleh armada damkar Pemprov DKI Jakarta atas gedung Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M Jakarta Selatan, yang terbakar malam ini, Sabtu 22 Agustus 2020. 

TRIBUN-BALI.COM - Meski 8 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, polisi belum melakukan penahanan.

Seperti diketahui, kepolisian telah menetapkan 8 tersangka terkait kebakaran yang disebut-sebut dipicu karena puntung rokok tersebut.

Dilansir dari Tribunnews.com, Bareskrim Polri memastikan belum menahan 8 tersangka kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan.

Alasannya, seluruh tersangka bersikap kooperatif.

Sebelumnya, Bareskrim telah memeriksa 7 orang tersangka dalam kasus kebakaran Kejagung pada Selasa (27/10/2020) kemarin.

Hanya satu tersangka Pejabat Komitmen Kejaksaan Agung RI berinisial NH yang tak hadir pemeriksaan. 

"Keseluruhan tersangka semuanya kooperatif sehingga penyidik tidak melakukan penahanan," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono kepada wartawan, Kamis (29/10/2020).

Menurut Awi, pihaknya masih berencana untuk melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap PPK Kejagung berinisial NH pada Senin (2/11/2020) mendatang.

"Adapun satu tersangka lain PPK dari Kejagung saudara NH akan dilakukan pemanggilan ulang pada tanggal 2 November 2020 yang akan datang," tandasnya.

Baca juga: Jet Tempur AS Cegat Pesawat Kecil yang Melintas di Atas Lokasi Kampanye Donald Trump

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri memeriksa 8 orang tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI pada hari ini, Selasa (27/10/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved