Breaking News:

1.785 Pemilih Pemula Belum Lakukan Perekaman e-KTP, Disdukcapil Tabanan Upayakan ‘Jemput Bola'

sesuai data coklit KPU Tabanan dengan sanding data di database Dukcapil, ada 4.316 pemilih pemula sesuai dimana yang sudah melakukan perekaman

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa Disdukcapil Tabanan
Suasana saat petugas Disdukcapil Tabanan melakukan perekaman terhadap pemilih pemula di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu (1/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan terus melakukan jemput bola untuk perekaman ktp elektronik (e-ktp) terhadap pemilih pemula atau warga yang baru berusia 17 tahun.

Hal ini serangkaian dengan menjelang Pilkada Tabanan yang digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Total, sesuai data coklit KPU Tabanan dengan sanding data di database Dukcapil, ada 4.316 pemilih pemula sesuai  dimana yang sudah melakukan perekaman sebanyak 2.531 dan yang belum dan sedang dikerjakan saat ini berjumlah 1.785.

Dengan jumlah tersebut, Tim lapangan Disdukcapil Tabanan pun terus melakukan ‘jemput bola’ guna menuntaskan perekaman terhadap pemilih pemula yang belum perekaman hingga 9 Desember mendatang.

Baca juga: Terlibat Balap Liar, 75 ABG Diamankan Polisi di Wilayah Kota Singaraja

Baca juga: Dispar Badung Akui Kunjungan Wisatawan ke Bali Membludak saat Libur Panjang

Baca juga: 3 Cara Registrasi Ulang BPJS Kesehatan via Whatsapp hingga Care Center, Sudah Bisa Dimulai Hari Ini

Dari jumlah tersebut, kecamatan Tabanan dan Baturiti diakui yang paling banyak belum dilakukan perekaman.

"Kami terus melakukan jemput bola di lapangan. Bahkan hari ini juga, kami lakukan perekaman di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan," kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, I Wayan Januada seijin Kepala Disdukcapil IGA Rai Dwipayana, Minggu (1/11/2020).

Januada menjelaskan, dari total 4.316 pemilih pemula, yang sudah melakukan perekaman sebanyak 2.531 dan yang belum atau sedang dikerjakan saat ini berjumlah 1.785 orang.

Jumlah tersebut optimis tuntas hingga 9 Desember mendatang.

Kemudian, kata dia, untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan perekaman, penerapan protokol kesehatan dalam proses perekaman tetap menjadi prioritas.

Diantaranya para petugas dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD), serta mereka yang akan melakukan perekaman tetap dilakukan cek suhu tubuh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved