Hitung Cepat Pilpres AS 2020 Belum Usai, Kandidat Demokrat Joe Biden Klaim Kemenangan Atas Trump

Detik-detik jelang pengumuman perhitungan suara di Pilpres AS 2020 terus menjadi sorotan tajam publik dunia.

Editor: Ady Sucipto
AFP/MANDEL NGAN AND JIM WATSON
Calon Presiden Partai Demokrat Joe Biden dan Calon Presiden Partai Republik Donald Trump 

Joe Biden Klaim kemenangannya di Pilpres 2020 (CNN)

"Kami tahu ini (penghitungannya) akan berlangsung lama, jadi sabar" katanya kepada penonton beberapa saat yang lalu di depan Chase Center,Delaware.

Apakah pemenang nasional pasti jadi Presiden?

Kedua kandidat bersaing untuk memenangi suara dari Electoral College atau Dewan Elektoral.

Setiap negara bagian memiliki jumlah suara electoral college tertentu berdasarkan populasinya.

Mengingat ada 538 suara yang diperebutkan, pemenangnya adalah kandidat yang mendulang 270 suara atau lebih.

Itu artinya para pemilih menentukan persaingan pada tingkat negara bagian, alih-alih tingkat nasional.

Karenanya, seorang kandidat dimungkinkan merebut suara terbanyak pada tingkat nasional—seperti Hillary Clinton pada 2016—namun kalah dari jumlah suara electoral college.

Semua negara bagian, kecuali dua di antaranya, punya aturan bahwa pemenang bisa merebut semua suara Electoral College.

Dengan demikian, setiap kandidat yang mendulang suara terbanyak di sebuah negara bagian berhak meraup seluruh suara Electoral College negara bagian tersebut.

Kebanyakan negara bagian condong pada salah satu partai, sehingga fokus setiap capres biasanya tertuju pada 12 atau lebih negara bagian yang peluang kemenangannya 50-50.

Negara-negara bagian ini dijuluki negara bagian kunci pertarungan.

Joe Biden lawan politik Donald Trump mendoakan untuk kesembuhannya dari Covid-19 (Kolase foto (ctvnews/skynews))

Siapa yang bisa memilih dan bagaimana caranya?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved