Pilpres Amerika Serikat

Pilpres AS Sengit & Ketat, Bisakah Joe Biden Tumbangkan Donald Trump dan Melenggang ke Gedung Putih?

Ccapres dari Partai Demokrat Joe Biden hampir memperoleh 270 suara Electoral College (Dewan Elektoral). Bisakah tumbangkan Donald Trump?

JIM WATSON, Brendan Smialowski / AFP
Kombinasi gambar yang dibuat pada 22 Oktober 2020 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump (kiri) dan kandidat Presiden dari Partai Demokrat dan mantan Wakil Presiden AS Joe Biden saat debat terakhir presiden di Belmont University di Nashville, Tennessee, pada 22 Oktober 2020 . 

TRIBUN-BALI.COM - Mata warga dunia kini tertuju ke negara yang kerap disebut sebagai negara kampiun demokrasi, Amerika Serikat (AS).

Pilpres AS 2020 diwarnai dengan persaingan sengit dan ketat.

Calon presiden (capres) dari Partai Demokrat Joe Biden hampir memperoleh 270 suara Electoral College (Dewan Elektoral).

Bisakah Biden menumbangkan capres petahana Donald Trump dan melenggang ke Gedung Putih?

Hingga Rabu (4/11/2020) malam waktu setempat, Biden 264 memperoleh electoral vote ( suara elektoral) sedangkan capres petahana Donald Trump memperoleh 214 suara elektoral dalam pilpres AS 2020.

Itu berarti, Biden hanya butuh enam suara elektoral lagi untuk menjadi Presiden AS sebagaimana dilansir dari Daily Sabah.

Sampai saat ini, masih ada lima negara bagian yang masih belum rampung menghitung perolehan suara, salah satunya adalah negara bagian kunci Pennsylvania.

Baca juga: Selain Trump dan Biden, Ternyata Ada Para Capres Lain dalam Pilpres AS

Sejumlah media AS melaporkan kemenangan untuk petahana dari Partai Republik di 23 negara bagian termasuk Florida, Texas, Indiana, Kentucky, Missouri, dan Ohio.

Sementara Biden memenangi 22 negara bagian termasuk Delaware, California, dan New York.

Selain itu, mantan wakil presiden tersebut juga telah mengambil alih kemenangan di tiga negara bagian yang dimenangkan Trump pada 2016 yakni Arizona, Michigan, dan Wisconsin.

Nebraska membagi suara elektoralnya menjadi dua yakni empat untuk Trump dan satu untuk Biden.

Maine dimenangkan oleh Biden, tetapi negara bagian tersebut hanya menyumbang tiga dari empat suara elektoral kepada Biden.

Satu suara elektoral di Maine dimenangi oleh Trump.

Jika Biden menang di Nevada, secara teori dia akan medapat 270 suara elektoral yang diperlukan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved