Breaking News:

Sebulan Jelang Coblosan Pilkada Serentak, Golkar Gelar TOT Saksi di Denpasar

Coblosan Pilkada Serentak 9 Desember tinggal sebulan lagi. Salah satu hal krusial adalah soal pengamanan suara

Penulis: Ragil Armando | Editor: Aloisius H Manggol
ist
Golkar dengan menggelar Training of Trainer (TOT) saksi Pilkada di enam kabupaten/kota se-Bali yang akan menggelar Pilkada, di Inna Bali Heritage, Denpasar, Jumat (6/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR– Coblosan Pilkada Serentak 9 Desember tinggal sebulan lagi. Salah satu hal krusial yang menjadi perhatian dalam Pilkada tersebut adalah soal pengamanan suara pasangan calon (paslon) yang diusung.

Oleh sebab itu, beberapa partai mulai mempersiapkan diri guna menghadapi coblosan tersebut. Seperti yang dilakukan Golkar dengan menggelar Training of Trainer (TOT) saksi Pilkada di enam kabupaten/kota se-Bali yang akan menggelar Pilkada, di Inna Bali Heritage, Denpasar, Jumat (6/11/2020).

“Golkar dalam rangkaian Pilkada lima kabupaten dan satu kota disamping kami telah mempersiapkan sejak awal, proses calon kemudian kampanye sekarang kami juga melangkah ke tahapan selanjutnya, yakni mempersiapkan para saksi-saksi,” kata Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry.

Ia menyebutkan bahwa saksi sendiri menjadi titik tumpu utama saat sebelum dan setelah coblosan. Pasalnya, ujung tombak kemenangan di hari-H Pilkada tersebut berada pada para saksi.

 “Pertama sebagai pengamanan, penggalangan, sumber informasi dan sudah tentu pada saatnya adalah mengamankan Pilkada itu sendiri di TPS,” paparnya.

Untuk itulah, selama dua hari pihaknya bersama Badan Saksi Nasional DPP Golkar menggembleng para calon pelatih saksi di daerah. Sugawa Korry menyebutkan bahwa para pelatih saksi ini berjumlah lima orang di setiap kabupaten/kota dan bertugas melakukan berbagai pelatihan bagi para saksi baik di kecamatan, desa, hingga TPS.

“Melatih dari para pelatih saksi itu sendiri, kita ada 35 orang di kabupaten/kota, dari DPD I 5 orang, mereka 5 orang per wilayah, nantinya mereka menerjemahkan materi pelatihan itu di seluruh kabupaten/kota,” paparnya.

Wakil Ketua DPRD Bali menegaskan bahwa saksi-saksi yang disiapkan Golkar sendiri merupakan para kader-kader militant dan sudah teruji di berbagai event baik Pilkada atau Pemilu Serentak. Apalagi, pihaknya juga selama ini juga sudah mempersiapkan sistem IT dalam pengamanan suara tersebut.

“Saksi yang kami siapkan nanti adalah kader-kader militan, dan sudaj teruji selama ini sebagai saksi yang kredibel, dan didukung kemampuan IT. Mereka juga akan bertugas di Pileg dan Pilpres 2024,” jelasnya.

Untuk saksi yang akan diterjunkan di Pilkada sendiri, ia merinci bahwa jumlah TPS di enam wilayah yang akan menggelar Pilkada itu berjumlah 5.649 TPS di 493, jumlah saksi di berbagai tingkatan yang disiapkan sendiri yang dikerahkan persisnya sebanyak 10 ribuan orang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved