Breaking News:

Corona di Bali

Tingkat Kesembuhan 90 Persen, 36 Pasien Positif Covid di Tabanan Meninggal dengan Penyakit Penyerta

Satu orang warga Tabanan Kecamatan Selemadeg yang terkonfirmasi positif dilaporkan meninggal dunia dengan penyakit penyerta oleh Satgas Covid-19 Taban

Freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satu orang warga Tabanan Kecamatan Selemadeg yang terkonfirmasi positif dilaporkan meninggal dunia dengan penyakit penyerta oleh Satgas Covid-19 Tabanan, Jumat (6/11/2020).

Dengan tambahan tersebut, total ada 36 orang pasien terkonfirmasi positif dengan penyakit penyerta meninggal dunia.

Selain itu, juga dilaporkan 10 orang pasien dinyatakan sembuh, serta 7 orang terkonfirmasi positif.

Meskipun demikian, persentase kesembuhan di Tabanan juga sangat tinggi yakni 90 persen.

Baca juga: Tak Bisa Bayar Utang, Personil Polisi Dipecat dengan Tidak Hormat

Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Kembali Bekerja, Tujuan Dibatasi Hanya 23 Negara

Baca juga: Pelantikan Asisten I Sekda Tabanan Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Tiga Besar Direkomendasikan KASN

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan menjelaskan, satu orang pasien terkonfirmasi positif dinyatakan meninggal dunia dengan penyakit penyerta, Kamis (5/11/2020) kemarin.

Pasien laki-laki berusia 61 tahun asal Kecamatan Selemadeg ini meninggal dengan penyakit penyerta Diabetes Melitus (DM) tipe II.

"Pasien tersebut menjalani perawatan di rumah sakit sejak 26 Oktober lalu. Jadi pasien ini meninggal dengan penyakit penyerta juga," kata Dian Setiawan, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Baru 8 Hari Berada di Zona Kuning, Kini Status Buleleng Meningkat ke Zona Orange

Baca juga: Satu-satunya Provinsi yang Miliki Pergub, Bali Dipilih PLN Kembangkan Industri Panel Surya

Baca juga: Wujudkan Penggunaan Energi Bersih, Koster Lakukan Uji Coba Bus Listrik di Denpasar

Dian melanjutkan, selain kasus meninggal, juga dilaporkan ada pasien sembuh sebanyak 10 orang dan kasus positif baru sebanyak 7 orang. Mereka yang terkonfirmasi positif saat ini telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri.

"Sebagian besar dengan gejala sehingga perlu perawatan di rumah sakit. Sedangkan yang tanpa gejala sudah menjalani karantina di sebuah hotel yang telah disediakan," jelasnya.

Sesuai update Satgas Covid-19 Tabanan, Total hingga Jumat (6/11/2020) pasien positif tembus 847 orang, dalam perawatan 43 orang, dinyatakan sembuh 768 dan 36 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Periode Bulan Oktober 2020, Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Tumbuh 30 Persen

Baca juga: Ibu Kaget Suara Tabrakan Mobil Seperti Ledakan Bom, Suami Dan Anak Saya di Dalam

Baca juga: Trump Jadikan Gedung Putih Pusat Komando Tim Kampanye? Unit Khusus Turun Tangan

Kabar baiknya adalah dengan jumlah kasus yang sudah hampir di angka delapan ratusan, jumlah pasien sembuh sudah mencapai 90 persen.

"Dari total akumulasi kasus positif, sudah ada 768 orang yang dinyatakan sembuh. Artinya sudah 90 persen lebih yang sembuh. Meskipun begitu, kami minta seluruh lapisan masyarakat agar tetap menerapkan dan meningkatkan 3 M untuk membantu menekan angka penyebaran di Tabanan," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved