Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Donald Trump Kembali Berkicau di Twitter : Biden Jangan asal Klaim Jabatan Presiden!

Donald Trump mengatakan pada penantangnya dari Demokrat, Joe Biden untuk tidak bergegas mengklaim kemenangan.

MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump meninggalkan tempat pemungutan suara setelah memberikan suara di Perpustakaan Umum Palm Beach County, selama voting awal untuk pemilihan 3 November, di West Palm Beach, Florida, pada 24 Oktober 2020. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON - Semakin dekatnya hasil final pilpres Amerika Serikat, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (6/11/2020) kembali berkicau di Twitternya.

Donald Trump mengatakan pada penantangnya dari Demokrat, Joe Biden untuk tidak bergegas mengklaim kemenangan.

Dalam twitnya Donald Trump mengatakan, "Joe Biden seharusnya tidak mengeklaim jabatan presiden secara salah. Saya juga bisa membuat klaim seperti itu.  Proses hukum baru saja dimulai!"

Trump sendiri sebelumnya telah berulang kali mengklaim kemenangan dirinya pada pemilu Selasa kemarin meskipun hasil penghitungan suara tidak mendukung klaimnya.

Baca juga: Donald Trump Mengamuk di Twitter Merasa Dicurangi, Greta Thunberg Sindir Pedas: Tenang Donald!

Baca juga: Masa Lalu Menyakitkan Sepanjang Hidup Joe Biden Yang Membuat Nyaris Bunuh Diri, Istri & Anak Tewas

Joe Biden telah melampaui Donald Trump dengan margin tipis di 2 negara bagian medan pertempuran utama, Pennsylvania dan Georgia menandakan persaingan untuk Gedung Putih semakin berkurang.

Jika Biden tetap melangkah di depan, dia akan merebut kursi kepresidenan AS.

Menurut penghitungan BBC, Biden berada di angka 253 dan membutuhkan 20 angka lagi untuk mencapai angka keramat 270 yang akan melenggangkannya ke Gedung Putih menggantikan presiden Trump.

Sementara menurut Decision Desk HQ, Joe Biden ditetapkan sebagai pemenang pemilu presiden AS pada Jumat (6/11/2020) pukul 9:30 waktu bagian timur AS.

Decision Desk HQ memproyeksikan kemenangan Biden di negara bagian Pennsylvania yang memberikannya 273 electoral votes atau suara elektoral, melebihi batas minimum 270 yang ditetapkan.

Biden diharapkan memberi pidato Jumat malam untuk menyampaikan seruan 'persatuan dan pemulihan' namun masih belum jelas apakah hal itu akan berlanjut mengingat belum ada lagi negara bagian yang diumumkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved