Breaking News:

Raden Mattaher Jadi Pahlawan Nasional, Panglima Perang yang Ditakuti, Berikut Sosok dan Silsilahnya

pengusulan Raden Mattaher sebagai pahlawan nasional sudah dilakukan beberapa kali karena syaratnya cukup berat

Editor: Kambali
KOMPAS.com/Suwandi
Tangkapan layar adegan Raden Mattaher saat berunding di rumahnya mengenai strategi menghadapi Belanda, dalam film dokumenter produksi Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri. 

TRIBUN-BALI.COM, JAMBI - Setelah beberapa kali pengusulan, akhirnya Kementerian Sosial menetapkan Panglima Perang Raden Mattaher sebagai pahlawan nasional.

Daya juang Raden Mattaher dalam menumpas serdadu Belanda telah menginspirasi rakyat Jambi.

Sebab gerakannya identik dengan perlawanan rakyat kala itu.

Namanya telah terpatri di rumah sakit, jalan, yayasan pendidikan, bahkan lapangan tembak.

Bersama Depati Parbo, Raden Mattaher telah ditetapkan sebagai pahlawan Jambi.

"Alhamdulilah, Raden Mattaher telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi Arief Munandar melalui sambungan telepon, Sabtu (7/11/2020).

Baca juga: Sambut Hari Pahlawan, LPM Legian, Gerakan Aku for Bali & Legian Beach Hotel Bagikan 500 Nasi Bungkus

Presiden Joko Widodo, kata Arief, akan menyerahkan gelar pahlawan nasional untuk Raden Mattaher kepada ahli warisnya, Ratumas Siti Aminah Ningrat (Nina) didampingi Pemprov Jambi pada 10 November ini.

Arief mengakui pengusulan Raden Mattaher sebagai pahlawan nasional sudah dilakukan beberapa kali karena syaratnya cukup berat.

Baca juga: PT KAI Gratiskan Tiket Kereta Api untuk Tenaga Kesehatan dan Pengajar Jelang Hari Pahlawan

Ia menyebutkan sejumlah syaratnya, yakni harus ada buku, kajian akademis, data otentik, pembentukan panitia anugerah dari kabupaten/kota sampai provinsi dan kelompok diskusi terpumpun (FGD).

"Syarat paling penting, sang pahlawan tidak pernah tunduk dan menyerah kepada Belanda," kata Arief.

Jambi tidak hanya mengusulkan nama Raden Mattaher, tetapi juga Depati Parbo. Namun baru Singo Kumpeh yang diakui negara.

Silsilah Raden Mattaher

Peneliti Sejarah dari Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNP) Kepri, Dedi Arman dalam bukunya, Raden Mattaher Pejuang Rakyat Jambi Melawan Kolonial, menuturkan Raden Mattaher adalah keturunan dari Sultan Thaha Saifuddin, pahlawan nasional dari Jambi.

Hubungannya adalah ayah Raden Mattaher bernama Pangeran Kusin merupakan anak Pangeran Adi, saudara kandung Sultan Taha Syaifudin.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved