13 Juta Pekerja Pariwisata Jadi Pengangguran, Menparekraf Wishnutama Salurkan Dana Hibah Rp 3,3T

Ada juga penyaluran bantuan kebutuhan pokok, peningkatan hygienitas dan sanitasi lingkungan.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Kambali
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Beberapa wisatawan domestik saat berkunjung ke Objek Wisata Sangeh pada Jumat (30/10/2020). 

Laporan Jurnalis Tribun-Bali.com, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan aktivitas kepariwisataan berjalan sangat lamban sehingga banyak industri pariwisata harus menghentikan operasionalnya.

Kondisi ini sebagai akibat dari menurunnya jumlah kunjungan, baik wisatawan mancanegara maupun nusantara atau domestik.

Guna menyikapi hal tersebut, secara khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) RI telah meluncurkan berbagai program.

Baca juga: Prof Pitana: Trend Baru Perjalanan Pariwisata di Masa Pandemi, Tantangan Bagi Pengelola Wisata

Satu diantaranya yakni mendukung kampanye prilaku hidup sehat yang dalam sektor pariwisata diformulasikan dalam program pengelolaan destinasi dan daya tarik wisata dengan standar cleanliness, healthy, safety, and environmental sustainability (CHSE) protocol.

Menparekraf/Baparekraf RI, Wishnutama Kusubandio'> Wishnutama Kusubandio mengatakan, dalam upaya membangkitkan sektor pariwisata, pihaknya tahun ini menyalurkan hibah pariwisata lebih dari Rp 3 triliun.

“Ada juga penyaluran bantuan kebutuhan pokok, peningkatan hygienitas dan sanitasi lingkungan. Saat ini Kemeparekraf salurkan hibah senilai Rp 3,3 triliun untuk membantu meringankan beban pemerintah daerah dan pengusaha pariwisata,” kata Wishnutama.

Baca juga: Syarat Hotel dan Restoran di Badung agar Bisa Menerima Dana Hibah Pariwisata

Hal tersebut Wishnutama ungkapkan ketika tampil sebagai keynote speaker pada The 4th Bali International Tourism Conference melalui saluran Zoom meeting, Sabtu (7/11/2020).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) RI, Wishnutama Kusubandio menjadi salah satu keynote speaker pada The 4th Bali International Tourism Conference melalui saluran zoom meeting, Sabtu (7/11/2020).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) RI, Wishnutama Kusubandio menjadi salah satu keynote speaker pada The 4th Bali International Tourism Conference melalui saluran zoom meeting, Sabtu (7/11/2020). (Tribun Bali/Sui Suadnyana)

Konferensi ini diselenggarakan Pusat Unggulan Pariwisata Universitas Udayana ( Unud) yang bekerjasama dengan program studi magister dan doktor Pariwisata, Fakultas Pariwisata Unud dan Kemenparekraft RI.

Mantan Presiden Direktur/CEO PT. Net Mediatama Televisi (NET.) itu menjelaskan, hibah pariwisata sebagai tidak lanjut dari kebijakan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani dampak Covid-19 terhadap dunia pariwisata.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved