Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Saat sedang Beri Makan Babi, Korban Dihabisi secara Sadis, Disebut Terkait Insomia

Saat sedang Beri Makan Babi, Korban Dihabisi secara Sadis, Disebut Terkait Insomia

Tayang:
pixabay.com
ILUSTRASI 


TRIBUN-BALI.COM - Seorang petani asal Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT tewas dibunuh.

Petani berinisial FR (60) tersebut dibunuh secara sadis pada Jumat (6/11/2020) sekitar pukul 07.00 Wita.

Diketahui, FR dibunuh oleh pelaku berinisial UU (49).

Pelaku nekat melakukan pembunuhan lantaran memiliki dendam dan menuduh korban menyantet dirinya.

Sebelum pembunuhan, FR dan UU memiliki masalah pribadi terkait warisan tanah.

“Korban dituduh menyantet pelaku,” jelas Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Agha Ari Septyan di Polres Sikka, Sabtu (7/11/2020).

Sementara itu, Kapolres Sikka AKBP Sajimin mengatakan pelaku sudah berencana membunuh korban karena pernah ada dendam di antara mereka.

Pada Jumat pagi, dengan membawa sebilah parang, UU mendatangi FR yang sedang ada di kebun.

Saat itu, UU melihat FR sedang memberi makan babi.

UU sempat memanggil dengan kata, "kawan."

FR yang melihat pelaku, langsung lari namun UU nekat mengejarnya.

Saat FR terjatuh, UU langsung mengayunkan parangnya ke leher korban.

"Tidak lama mengejar, korban terjatuh di tanah."

"Pelaku langsung mengayunkan parangnya satu kali dan mengenai kepala korban."

"Ia mengayunkan lagi parangnya satu kali lagi ke arah leher sehingga leher korban putus," ujar Sajimin dalam rilis tertulis yang diterima Kompas.com.

(Kompas.com/Nansianus Taris)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tuduhan Santet Berujung Pembunuhan, Petani Tewas Saat Beri Makan Babi"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved