Breaking News:

PLN Virtual Charity Run & Ride Kumpulkan Rp 6,16 Miliar Guna Sambungkan Listrik Keluarga Tidak Mampu

Gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020 telah berakhir. Berlangsung sejak tanggal 16 Oktober 2020 hingga 1 November 2020, melalui kegiata

Istimewa
Gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020 

"PLN VCRR memiliki semua kriteria yang ada, dan pantas saja kalau event ini mendapat sambutan luar biasa dari pelari dan sepeda khususnya, serta masyarakat pada umumnya," ujar Chaidir Akbar dalam berita pers yang diterima Tribun Bali pada Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Maybank: Tersangka A Palsukan Data Winda Saat Buka Rekening Tabungan

Baca juga: Pelajar di Busungbiu Dihukum Polisi Menulis Surat di Depan Orangtua dan Gurunya, Ini Penyebabnya

Pada gelaran ini, Chaidir juga telah mengumpulkan Rp 19,3 juta dari 13 kali menyelesaikan lomba yang diikutinya.

Tak hanya itu, CEO GOFIT, Prabu Revolusi pun menyatakan bahwa gelaran PLN VCRR menjadi event virtual race dengan peserta terbanyak dan donasi terbesar yang ada di Indonesia.

"Sejak awal GOFIT sangat mengapresiasi gagasan PLN yang ingin membuat charity melalui konsep virtual race. Melihat sambutan luar biasa dari para pelari dan pesepeda, menunjukkan bahwa banyak orang ingin berbagi untuk orang lain. Bahkan ini event virtual dengan jumlah peserta terbanyak dan donasi terbesar sejauh ini di Indonesia" ucap Prabu Revolusi.

PLN VCRR 2020 yang menjadi bagian dari peringatan Hari Listrik Nasional ke-75 merupakan ajang lari dan bersepeda yang bisa dilakukan di mana saja sejak tanggal 16 Oktober hingga 1 November 2020 dan dapat 'dicicil' jarak lari dan bersepedanya untuk tujuan beramal. 

Peserta diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari dan sepeda

Setiap kilometer yang ditempuh oleh pelari dan pesepeda nantinya akan dikonversikan dalam bentuk rupiah yang nantinya akan digunakan untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu. 

Setiap kilometer lari dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40 ribu dan sepeda sebesar Rp 35 ribu. 

Uang tersebut digunakan untuk biaya penyambungan rumah masyarakat tidak mampu tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. 

Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. 

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved