Breaking News:

Demo AWK

Hari Ini Terlapor Dugaan Penganiayaan Pada AWK Dipanggil ke Polda Bali

Seperti disampaikan oleh Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Imam Ismail, saat dikonfirmasi oleh Tribun Bali terkait pemanggilan terlapor.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana ricuh terjadi di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Bali di Renon, Denpasar, Bali, Rabu (28/10/2020) saat massa menemui DPD RI I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Wedasteraputra Suyasa alias AWK. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Bali memanggil pihak terlapor dugaan tindak penganiayaan terhadap anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bali, Arya Wedakarna, di Mapolda Bali, pada Rabu (11/11/2020) pagi.

Seperti disampaikan oleh Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Imam Ismail, saat dikonfirmasi oleh Tribun Bali terkait pemanggilan terlapor.

"Ya betul, jam 10 pagi ini," kata AKBP Imam melalui pesan singkat.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Tim Hukum Komponen Rakyat Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto mengatakan, pihaknya memberikan pendampingan terlapor dalam agenda pemanggilan pagi ini.

Baca juga: AWK Minta Maaf Via Instagram, Ketua PHDI Bali: Ucapan Harus Direalisasikan dengan Wujud Perilaku

"Ya kami Tim Hukum Komponen Rakyat Bali akan mendampingi, jam 10 pagi ini," ujar Adi.

Seperti diketahui, buntut dari kericuhan aksi unjuk rasa elemen masyarakat Hindu Bali mengenai pernyataan kontroversial AWK, di Gedung Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Denpasar, Bali, meruncing ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Senator DPD RI Bali, Arya Wedakarna, yang merasa dirinya dipukul/dianiaya, melaporkan kasus ini ke Ditreskrimum Polda Bali, pada Rabu (28/10/2020) lalu.

Pria yang karib disapa AWK itu datang ke Polda Bali dengan menyerahkan sejumlah barang bukti, berupa video, barang yang dirusak hingga hasil visum dari RS Polri Trijata, melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polda Bali.

Baca juga: Anggota Perguruan Sandhi Murti yang Datang Ke Polda Bali Karena Laporan AWK Berinisial GNA

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bali, Arya Wedakarna berharap Polda Bali segera menetapkan tersangka atas kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkannya, Rabu (28/10/2020) lalu.

"Saya berharap segera ada tersangka, perkembangannya sudah ada keputusan baik dari Polda Bali, karena pemukulan ini sudah sangat nyata, sudah ada titik terang, saya dengar pelaku sudah diperiksa," kata AWK

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved