Breaking News:

Pembangunan Pabrik Gianyar Mineral Water Milik Pemerintah Sudah Memasuki Tahap 80 Persen

Pembangunan Pabrik Gianyar Mineral Water milik pemerintah sudah memasuki tahap 80 persen , Target Pendapatan Rp 7 Miliar Per Tahun

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Dirut Tirta Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana (tengah) didampingi Dirtek dan Dirum Tirta Sanjiwani saat memberikan keterangan terkait pembangunan AMDK, Rabu (11/11/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pembangunan perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di bawah direksi Perusda Tirta Sanjiwani Gianyar (dulu PDAM Gianyar), saat ini sudah mencapai 80 persen.

Perusahaan air ini nantinya memiliki nama 'Gianyar Mineral Water'.

Perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Payangan ini, sekarang sudah memasuki tahap seleksi pengisian struktur organisasi AMDK yang dilakukan oleh tim pansel Pemkab Gianyar.

Di tahun pertamanya, target pendapatan AMDK sebesar Rp. 7 miliar.

Baca juga: Kenali Penyebab Kelahiran Prematur dan Tanda-tandanya

Baca juga: Hari Ini Terlapor Dugaan Penganiayaan Pada AWK Akan Dipanggil ke Polda Bali

Baca juga: Dua Versi Berbeda Antara Maybank dan Winda Earl soal Raibnya Tabungan Rp 22 Miliar

Dirut Perusda Tirta Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana, Rabu (11/11/2020) mengungkapkan, AMDK ini ditargetkan soft launching April 2021.

Terkait progres pembangunannya, kata dia, merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar.

Namun data yang diterimanya, dari semua unit proyek AMDK, semuanya telah memasuki tahap 80 persen.

Unit proyek yang dimaksud, mulai dari sumber mata air, perpipaan, akses jalan, pabrik, permesinan, reservoar, dan sebagainya. 

"Total penyertaan modal (atau anggaran) sebesar Rp. 44 miliar lebih. Semua bersumber dari APBD Gianyar. Anggaran tersebut sudah termasuk modal kerja sebesar Rp. 19 miliar. Pembangunannya oleh PU Gianyar, mesinnya disediakan Dinas Perindustrian Gianyar. Semua izinnya sudah dipenuhi, termasuk izin BPOM. Kenapa BPOM, karena investasinya di atas Rp. 15 miliar, tepatnya Rp. 50 miliar," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, AMDK ini murni dijalankan oleh Perusda Tirta Sanjiwani, tanpa ada kerjasama dengan pihak swasta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved