Pembukaan Bandara Jadi Kunci, Pemulihan Ekonomi Bali Bergantung Pada Turis

Dinas Pariwisata Badung mendukung penerbangan internasional di Bandara Ngurai Rai dibuka lagi.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ilustrasi - Suasana keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali masih dipadati penumpang, Senin (2/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dinas Pariwisata Badung mendukung penerbangan internasional di Bandara Ngurai Rai dibuka lagi. Hal ini dinilai bisa memulihkan perenomian Bali khususnya Badung yang saat ini masih terkapar dihajar krisis pandemi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Badung, Cokorda Raka Darmawan mengatakan, dengan membuka penerbangan internasional, berarti membuka kesempatan para wisatawan untuk datang ke Bali.

"Wacana ini kami sudah mendengar. Kalau memang benar tentu di Badung sudah siap," kata Cok Darmawan, Rabu (11/11/2020).

Badung, kata Cok Darmawan, sejak awal sudah siap dan sebagai bukti Badung sangat serius dalam penanganan Covid-19. Untuk dunia pariwisata pihaknya telah melakukan verifikasi penerapan protokol kesehatan (prokes) terhadap akomodasi pariwisata, restoran, maupun data tarik wisata (DTW).

"Jadi hampir semua yang siap buka, sudah taat prokes. Jadi kami yakin Badung sendiri siap didatangi wisatawan mancanegara," akunya.

Kata dia, jika lolos verifikasi maka selanjutnya Pemkab Badung akan melakukan sertifikasi. Bila akomodasi, restoran, maupun DTW sudah mengantongi sertifikat, itu artinya telah menerapkan prokes sebagaimana disyaratkan oleh pemerintah.

"Jadi wisatawan, bisa memastikan kalau sudah bersertifikasi berarti tempat tersebut pasti taat prokes," bebernya.

Sejauh ini, lanjut Cok Darmawan , industri pariwisata yang sudah memenuhi syarat verifikasi di Badung sebanyak 168 akomodasi, 27 restoran, dan 11 DTW.

"Jadi kami siap menerima wisatawan seandainya benar wacana membuka penerbangan internasional per 1 Desember 2020. Kalaupun jika terjadi ada yang terkena Covid-19 penanganan juga siap. Ini yang perlu disosialisasikan untuk meyakinkan wisatawan," tandasnya.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Badung I Ketut Lihadnyana juga menegaskan kesiapannya bila penerbangan internasional kembali dibuka. Hal itu lantaran membuka peluang wisatawan mancanegara datang ke Bali, sehingga diharapkan pariwisata kembali hidup.

"Buka apa tidaknya (penerbangan internasional, Red) adalah kebijakan nasional, kebijakan pusat. Tapi Badung apa sih yang tidak siap? Pasti siaplah," ujar Lihadnyana.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved