Breaking News:

Terima Bantuan & Penghargaan dari PMI Klungkung, Veteran Ini Ceritakan Perjuangannya saat Bela NKRI

 "Bantuan ini memang tidak seberapa bila dibandingkan dengan perjuangan yang telah diberikan oleh para pejuang.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Seorang veteran, Sudalto saat menunjukan kakinya yang sudah mengalami pengapuran ke Wabup Klungkung I Made Kasta di Jalan Srikandi, Klungkung, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Memperingati hari Pahlawan ke-75, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Klungkung menyerahkan bantuan paket sembako, piagam penghargaan dan santunan tali kasih kepada anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Klungkung, Rabu (11/11/2020).

Penyerahan bantuan sembako dan talikasih diberikan kepada sebanyak 15 orang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Klungkung yang diserahkan secara simbolis diawali dari I Nyoman Gampil (102), di Dusun Takmung Kangin, Desa Takmung, dilanjutkan kepada Wayan Pasek (90), Dusun Semagung, Desa Tusan, I Wayan Reku (75), di Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Wayan Widiarka (75), di Banjar Sangging, Desa Kamasan, Sudalto (78), Banjar Siku, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, dan I Wayan Misi, di Dusun Pangi, Desa Pikat, Kecamatan Dawan.

 "Bantuan ini memang tidak seberapa bila dibandingkan dengan perjuangan yang telah diberikan oleh para pejuang.

Semoga dengan sembako dan santunan tali kasih ini bisa membantu menunjang kebutuhan sehari-hari di masa pandemi ini," ujar Wabup Kasta sembari menyerahkan tali kasih.

Baca juga: Nelayan dan Petani di Tabanan Dibantu 3.000 Paket Beras, Setiap Orang Dijatah 5 Kilogram

Baca juga: Jaga Keamanan & Ketertiban Perairan Bali, Bea Cukai, TNI AL & Ditpolairud Gelar Patroli Laut Bersama

Baca juga: BNI Hadirkan Tapenas Tabungan Yadnya, Ingatkan Pentingnya Menabung untuk Upacara Yadnya

Pihaknya juga berharap bantuan ini dapat menjadi pengingat kita semua bahwa Indonesia tidak akan ada tanpa perjuangan mereka.

 "Isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif untuk membangun dan mempertahankan NKRI," imbuhnya

Seorang veteran, Sudalto mengisahkan, Ia pernah ikut bergabung saat operasi trikora di Irian Barat pada tahun 1962.

 Saat itu ia berjuang bersama prajuri RPKAD, untuk membebaskan Irian Barat (Papua), dari Belanda.

Bahkan ketika itu, ia hampir ikut menaiki kapal RI Matjan Tutul yang dikomandoi Yos Sudarso.

" Saat itu kan angkatan darat dan angkatan laut ada ketidakcocokan, hingga saya tidak jadi naik kapal RI Matjan Tutul saat operasi itu," ungkap Sudalto yang tampak masih sangat fasih, dalam mengisahkan perjalanan hidupnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved