Breaking News:

Dinilai Menyebarkan Fitnah, Perguruan Sandhi Murti Laporkan 10 Akun Media Sosial ke Polda Bali

Perguruan Sandhi Murti kembali mendatangi Polda Bali, kini melaporkan 10 akun media sosial diduga melakukan fitnah

Tribun Bali/Firizqi Irwan
I Gusti Ngurah Harta selalu Koordinator Komponen Rakyat Bali saat ditemui Tribun Bali dan awak media di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (21/1/2020) pukul 09.00 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perguruan Sandhi Murti kembali mendatangi Polda Bali di Jalan WR Supratman Nomor 7 Denpasar, Bali, Rabu (11/11/2020).

Mereka menyambangi Polda Bali untuk melaporkan 10 akun media sosial (medsos) pendukung anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Gusti Ngurah Arya Wedakarna ( AWK).

Salah satu pemilik akun tersebut berprofesi sebagai guru di Kabupaten Bangli.

Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta mengatakan, 10 akun pendukung AWK itu dilaporkan ke Polda Bali karena dinilai sudah menyebarkan fitnah.

"Orang-orangnya AWK itu kita laporkan juga. Tadi jam 9 sudah di Polda Bali," kata Ngurah Harta kepada Tribun Bali melalui sambungan telepon dari Denpasar, Rabu (11/11/2020).

Dugaan fitnah yang dilontarkan oleh akun-akun tersebut yakni menyebut Ngurah Harta melawan AWK dikarenakan iri atau sakit hati akibat kalah sebagai anggota DPD RI.

Ngurah Harta menegaskan, pergerakan pihaknya terhadap AWK sama sekali tidak ada unsur politik.

Dirinya telah lama bersikap terhadap AWK bahkan sebelum menjadi anggota DPD RI.

Baca juga: GNA Merasa Tak Memukul AWK, Polda Bali Periksa Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan

Baca juga: Polda Bali Tangani Sebanyak 6 Berkas Laporan Berkaitan dengan AWK, Bakal Diproses Semua

Pihaknya di Perguruan Sandhi Murti keras terhadap AWK dikarenakan telah membawa ajaran Hare Krisna ke Pulau Dewata.

"Dari waktu itu kita sudah bersikap. Jangan sampai agama Hindu Bali ini punah, tradisi dan budaya Bali punah, lalu Hare Krisna berkembang di Bali. Ini yang kita cemaskan dulu. Makanya kita selalu mengkritisi AWK," katanya.

Bagi Ngurah Harta, pergerakan penyebaran Hare Krisna yang dilakukan oleh AWK terlihat semakin agresif saat menjadi anggota DPD RI.

Oleh karena itu, pihaknya semakin masif pula bergerak guna menyikapi langkah dari AWK tersebut.

Pertanyakan Kasus

Sementara itu, Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta, menyesalkan tindakan Polda Bali yang memanggil anggotanya terkait kasus dugaan pemukulan terhadap AWK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved