Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

China Ucapkan Selamat Kepada Presiden Amerika Serikat Terpilih Joe Biden, Rusia dan Meksiko Kapan?

Negeri Tirai Bambu atau China akhirnya memberikan ucapan selamat kepada Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden,

Editor: Ady Sucipto
(Screengrab video YouTube Ruptly)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin. 

TRIBUN-BALI.COM, BEIJING - Negeri Tirai Bambu atau China akhirnya memberikan ucapan selamat kepada Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden, Jumat (13/11/2020). 

Dilaporkan AFP, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin mengatakan, "Kami menghormati pilihan rakyat Amerika. Kami ungkapkan ucapan selamat dari kami untuk Tuan Biden dan Nyonya Harris," ungkap Wenbin mengacu pada wakil presiden terpilih Kamala Harris.

Ucapan selamat dari China datang hampir satu minggu setelah pemenang pemilihan presiden diumumkan.

Hubungan AS-China telah meningkat tegang beberapa tahun belakangan di bawah pemerintahan petahana Donald Trump, dan hubungan sedingin es itu terjadi sejak hubuang resmi dibangun empat dekade lalu.

Wang mengatakan China memahami "hasil pemilu AS akan ditentukan sesuai dengan hukum dan prosedur AS".

Baca juga: Joe Biden Dikabarkan Sudah Berbicara dengan Paus Fransiskus Setelah Terpilih Jadi Presiden AS

Baca juga: Masih Tak Mau Akui Kekalahan, Donald Trump Dikabarkan Sembunyikan Ucapan Untuk Joe Biden 

Baca juga: Joe Biden Telepon Pemimpin Jepang, Korea Selatan, Australia, Trump Belum Menyerah Kalah

China sebelumnya berada di antara segelintir negara besar termasuk Rusia dan Meksiko yang belum memberi selamat kepada presiden terpilih.

Pada awal pekan ini, Beijing hanya berkomentar bahwa mereka "mengetahui Biden menyatakan dirinya adalah pemenang".

Sejak media AS menyebut siapa pemenang pemilihan presiden, Trump masih belum menerima kenyataan.

Empat tahun Trump di Gedung Putih telah ditandai oleh perang dagang antara kedua kekuatan, Beijing dan Washington.

Trump juga menyalahkan Beijing atas pandemi Covid-19 dan kerap mengkritik catatan hak asasi manusia China di Xinjiang dan Hong Kong.

Di bawah panji "America First"-nya, Trump telah menggambarkan China sebagai ancaman terbesar bagi Amerika Serikat dan demokrasi global.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akhirnya, China Ucapkan Selamat Kepada Presiden AS Terpilih Joe Biden"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved