Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

BMKG

Cuaca Panas di Bali dan Daerah Lainnya di Indonesia, Waspada Cepat Lelah dan Mengantuk

Cuaca panas dirasakan sejak beberapa waktu lalu di Bali dan di daerah lainnya di Indonesia. Mengapa cuaca panas terasa di berbagai wilayah?

Tayang:
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Ilustrasi cuaca panas di Bali. Banyak yang bertanya mengapa cuaca panas padahal seharusnya musim hujan? 

Terlebih lagi, ketika kita terbakar matahari, tubuh akan mengalihkan cairan dari bagian tubuh yang lain ke arah luka bakar sebagai upaya untuk menyembuhkan kulit.

"Pengalihan ini berarti kamu memiliki lebih sedikit cairan untuk berkeringat, yang dapat menyebabkan lebih banyak dehidrasi dan kelelahan," kata Casey.

Meski merasa kepanasan dan gerah terdengar hal biasa di Indonesia yang memiliki iklim tropis, tetapi bukan berarti itu kondisi yang bisa diabaikan begitu saja.

Kepanasan juga dapat berdampak buruk pada tubuh.

Casey menyatakan, ada beberapa gejala kelelahan akibat panas yang perlu diperhatikan, yakni berkeringat banyak, denyut nadi cepat, mengantuk atau merasa ingin pingsan.

"Jika itu terjadi, kami sarankan Anda mendapatkan tempat yang sejuk, minum air, dan temui dokter jika gejalanya tidak membaik dalam waktu sekitar satu jam," katanya.

Menurut Casey, salah satu ancaman paling fatal dari kelelahan akibat cuaca panas adalah heat stroke.

Kondisi di mana suhu tubuh mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

Kondisi serius tersebut perlu untuk segera mendapatkan perawatan darurat, karena bisa menyebabkan kerusakan pada otak, jantung, ginjal, dan otot.

Gejala heat stroke meliputi suhu tubuh yang tinggi, mual, muntah, sakit kepala.

Serta terjadi perubahan perilaku, seperti kebingungan, agitasi atau lekas marah.

Gejala lainnya adalah bicara cadel, kejang, atau koma.

Oleh sebab itu, penting untuk segera mendinginkan tubuh jika sudah merasa terlalu lelah akibat kepanasan.

Tentu hal yang dapat dilakukan dengan meminum air putih untuk menghilangkan dehidrasi.

Kemudian bisa pergi ke lingkungan yang lebih dingin, seperti tempat teduh atau area ber-AC, terutama selama jam-jam terpanas.

 Serta ingat, penting untuk terus menjaga tubuh terhidrasi dengan banyak minum air putih. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sedang Musim Hujan, Kenapa Cuaca Indonesia Panas? Ini Penjelasan BMKG" 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cuaca Panas Melanda Indonesia, Kok Bikin Lelah dan Ngantuk?”

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved