Kasih Ibu Hospital Hadirkan Program Physiotherapy Post Covid-19

Bali Physio & Sport Injury Center (BPSI) Kasih Ibu Hospital menghadirkan program Physiotherapy Post Covid-19 atau mengembalikan kondisi fisik

Istimewa
Kasih Ibu Hospital Hadirkan Program Physiotherapy Post Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR – Bali Physio & Sport Injury Center (BPSI) Kasih Ibu Hospital menghadirkan program Physiotherapy Post Covid-19 atau mengembalikan kondisi fisik yang prima pasca terkena Covid-19.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan fisik serta mengendalikan kelelahan otot berlebihan yang dialami pasien pasca Covid-19 serta meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi berpikir agar dapat bekerja atau beraktivitas dengan kondisi prima pasca terkena Covid-19.

Baca juga: Mahayastra Harap Pengusaha Ikut Sukseskan Air Minum Gianyar

Baca juga: Raih WTP 6 Kali Berturut-turut, Badung Terima Penghargaan Dari Menkeu

Baca juga: Kasus IDI Kacung WHO, Jerinx Bakal Hadapi Sidang Putusan Kamis Mendatang

Dokter spesialis olahraga Kasih Ibu Hospital (KIH) dr. Alvin Wiharja, Sp.K.O menuturkan, program ini berdasarkan penemuan beberapa kasus setelah infeksi Covid-19, di mana hasil swab negatif namun ada beberapa kondisi yang terus menyertai penyintas Covid-19.

Misalnya rasa letih yang terus-menerus dan terjadi selama berbulan-bulan.

“Beberapa kasus terjadi selama 3-6 bulan setelah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Oleh karena itu kami membentuk program ini untuk fisioterapi atau rehabilitasi setelah dinyatakan sembuh,” jelasnya saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Tempati Pasar Relokasi, Pedagang Pasar Sukawati Mengeluh Sepi, Ini Jawaban Kadis Perindag Gianyar

Baca juga: Bangkai Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terapung di Perairan Serangan, Tubuhnya Penuh Luka

Baca juga: 5 Fakta Mundurnya Daniel Mananta dari Panggung Indonesian Idol Setelah 1 Dekade Jadi Host

Program Physiotherapy Post Covid-19 ini terdiri dari beberapa tahap.

Pertama, akan dilakukan latihan fisik atau olahraga untuk meningkatkan kapasitas fisik setelah sembuh dari Covid-19.

Yaitu dengan fisioterapi napas dengan melatih otot-otot pernapasan yang terdampak Covid-19 agar lebih lentur dan kuat sehingga dapat berfungsi lebih baik lagi.

Kedua, tidak hanya dilakukan fisioterapi napas tetapi juga melatih otot-otot lain, khususnya otot gerak agar dapat melakukan aktivitas sehari-hari menjadi lebih baik.

Baca juga: Babak Krusial Jerinx di Persidangan: Bu Hakim, Saya Masih Ada Utang Cucu Pertama Ke Orangtua

Baca juga: Kerumunan Saat Pernikahan Putri Habib Rizieq, Anies Baswedan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

“Dengan cara melatih daya tahan otot jantung dan paru-paru dengan kardio atau aerobik. Melatih kekuatan otot dan kelenturan tubuhnya. Program ini bisa dilakukan untuk semua usia. Mulai dari anak-anak hingga lansia,” tambahnya.

Program Physiotherapy Post Covid-19 juga terbuka untuk semua keadaan calon pasien.

Sebab Kasih Ibu Hospital juga memadukan dengan pelayanan medis yang ada sehingga hasilnya bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

Program Physiotherapy Post Covid-19 dibuka melalui janji terlebih dahulu dan siap dilayani dari pukul 07.00-19.00 Wita dengan waktu 1 jam untuk setiap sesi (persiapan-pemanasan-stretching-inti-pendinginan).

“Apabila dibutuhkan terapi medis (ultrasound, infrared, laser, shock wave therapy, dll) maka akan dikombinasikan dalam fisioteraphy ini,” pungkasnya.

Program Physiotherapy Post Covid-19 akan berlokasi di Marinda Park, Jalan Teuku Umar, No.72, Denpasar.

Informasi lebih lanjut atau melakukan janji bisa menghubungi Yuni (BPSI) dengan nomor WhatsApp 0811-3861-829. (*).

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved