Breaking News:

5 Ribu KK di Sumbawa Belum dapat Akses Listrik, Anggota DPR RI Angkat Bicara

5 Ribu KK di Sumbawa Belum dapat Akses Listrik, Anggota DPR RI Angkat Bicara

TRIBUN BALI/ I WAYAN ERI GUNARTA
ilustrasi 

Akses Listrik Minim, DPR Kecewa Kinerja Bupati Sumbawa

 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah menyebut rasio elektrifikasi telah mencapai 99,09 persen.

Namun kenyataannya, ketersediaan listrik di daerah belumlah menyentuh keseluruhan wilayah, seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Sumbawa, NTB.

DPR pun mempertanyakan kinerja pemerintah daerah setempat.

Data PT PLN Unit Induk Wilayah NTB menyebut, sebanyak 44 dusun di Pulau Sumbawa belum mendapatkan akses listrik.

Dampaknya, sebanyak 5 ribu KK belum menikmati listrik. Dari 24 kecamatan di Sumbawa, hanya dua yang dialiri listrik 24 jam.

Anggota DPR Fraksi Gerindra dapil Sumbawa Zainul Arifin mengaku kecewa karena belum semua masyarakat di dapilnya dapat menikmati listrik. Pemda didesaknya bergerak untuk menjadi ujung tombak pembenahan masalah listrik ini.

'Pemdanya harus berjuang keras. Memang pemda itu ujung tombak, sedangkan pihak di luar pemda itu tetap memperjuangkan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Intinya, tidak boleh ada daerah yang tidak dapat listrik. Indonesia sudah 75 tahun merdeka. Masa sudah 75 tahun tidak bisa menikmati listrik,” kata Zainul, Rabu (18/11).

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno. Pemkab dan Pemprov dimintanya untuk segera mencarikan alternatif sumber lain andai jaringan listrik belum dapat menjangkau daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan) di Indonesia.

Program tabung listrik bisa menjadi alternatif sementara. Hal lain yang perlu dipikirkan untuk wilayah tertinggal adalah penyediaan PLTS.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved