Breaking News:

Liga 1 Indonesia

Demi Meyakinkan Pihak Kepolisian, PT LIB Siap Pertontonkan Simulasi Pertandingan

Direktur Utama PT LIB (Liga Indonesia Baru), Akhmad Hadian Lukita, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan yang lebih banyak

Tribun Bali/Rizal Fanany
Selebrasi penyerang Bali United Melvin Platje seusai bobol gawang Madura United di Pekan ketiga Liga 1 2020, di laga ini pasukan Serdadu Tridatu memetik kemenangan 3-1 di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Direktur Utama PT LIB (Liga Indonesia Baru), Akhmad Hadian Lukita, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan yang lebih banyak kepada pihak kepolisian demi kantongi izin dan kompetisi Liga 1 serta Liga 2 kembali bergulir.

Jika diperlukan, nantinya PSSI dan PT LIB akan melakukan simulasi pertandingan yang juga menerapkan protokol kesehatan.

Pihak kepolisian pun akan dilibatkan dalam agenda simulasi pertandingan tersebut.

Akhmad Hadian Lukita pun berharap izin dari pihak kepolisian untuk menggelar Liga 1 dan Liga 2 bisa didapatkan pada Desember 2020.

Baca juga: Honda Pasrah Terkait Comebacknya Marc Marquez, Tegaskan Akan Menunggu Sampai Pulih

"Mungkin PSSI, PT LIB harus menyakinkan kembali bahwa liga menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Akhmad Hadian dikutip Tribun Bali dari BolaSport.com.

"Kalau perlu kami adakan simulasi, mungkin harapan saya program simulasi ditonton polisi. Jika dari simulasi ini sudah layak, kemudian izin dapat diberikan," kata Akhmad Hadian.

Nantinya simulasi tersebut layaknya apa yang diterapkan dalam pertandingan di Liga 1 maupun Liga 2.

Sebelumnya, upaya PSSI dan PT LIB untuk menggelar kompetisi pada Oktober maupun November harus urung terlaksana.

Izin dari pihak kepolisian yang tidak terbit menjadi penyebab penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Rencananya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kembali bergulir pada Februari 2021.

Baca juga: PT LIB Cium Isu Pemain Liga 1 Berkarier di Luar Negeri Karena Liga Mandek, Ini yang Akan Dilakukan

Protokol kesehatan yang ketat diterapkan dalam pertandingan diharapkan bisa meminimalkan penularan COVID-19.

"Jadi kami akan melakukan pendekatan yang bisa lebih meyakinkan lagi. Mungkin selama ini pandemi menjadi patokan polisi untuk memberikan izin. Mudah-mudahan dengan adanya vaksin, pandemi turun (penyebarannya)," kata Akhmad Hadian.

"Kami bisa melakukan dengan simulasi, misalnya dua klub kami mainkan dengan protokol yang ketat, tanpa penonton, dan bisa terlihat melakukan proses (yang sudah sesuai protokol kesehatan) bahwa pertandingan aman tanpa risiko tertular COVID-19," tutur Akhmad Hadian. (*)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Izin Liga 1 dan Liga 2 Belum Dikantongi, Simulasi Pertandingan Siap Dipertontonkan ke Kepolisian

Editor: M. Firdian Sani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved