Breaking News:

100 Liter “Cairan Ajaib” Dituang ke Tukad Badung di Denpasar 

Sejumlah komunitas peduli lingkungan di Bali, Sabtu (21/11/2020), mengadakan kegiatan "Peduli Tukad Badung".

dok istimewa/Tribun Bali
Para peserta peduli lingkungan Tukad Badung sedang melakukan penuangan berliter-liter cairan EE ke sungai di tengah kota Denpasar itu, Sabtu (21/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sejumlah komunitas peduli lingkungan di Bali, Sabtu (21/11/2020), mengadakan kegiatan "Peduli Tukad Badung".

Kegiatan peduli kelestarian lingkungan dan kebersihan Tukad Badung, Denpasar, itu ditandai dengan penuangan cairan aneka manfaat yang disebut Eco Enzyme (EE) ke dalam sungai yang berada di tengah kota Denpasar itu.

Kegiatan penuangan cairan EE sebanyak 100 liter dilakukan di tepian Tukad Badung, tepatnya di bawah jembatan di samping Pasar Badung, Denpasar.

Acara diikuti oleh sekitar 90-an orang dari beberapa komunitas peduli lingkungan di Bali seperti Yayasan Lingkar Sehat, komunitas peduli lingkungan Universitas Warmadewa, Komunitas EE, World Economy Lobby dan para guru beserta tim dari AMI School Denpasar sebagai koordinator kegiatan kali ini.

“Kami ingin menjaga ekosistem Tukad Badung. Juga supaya sungai tidak kotor dan bau,” kata Anie Fanawati dari AMI School yang mengoordinasi acara "Peduli Tukad Badung" di lokasi kegiatan.

Dijelaskan, cairan EE memiliki banyak sekali kegunaan sehingga dijuluki sebagai "cairan sejuta manfaat" bahkan bisa disebut pula sebagai "cairan ajaib".

Cairan EE ini murni organik,karena dibuat dari bahan-bahan organik, terutama sampah atau limbah organik rumah tangga. Misalnya, sampah-sampah sisa kupasan atau potongan sayur-mayur, buah-buahan atau kulitnya dan sejenisnya yang belum diolah.

Dengan proses pembuatan tertentu, termasuk mencampur sampah-sampah organik itu dengan molase, terciptalah Eco Enzyme (EE) setelah masa tiga bulan fermentasi.

“Sampah organik rumah tangga merupakan 60 persen dari total sampah yang dihasilkan di Bali. Karena itu, pengolahan sampah organik menjadi EcoEnzyme membuat beban tempat pembuangan akhir sampah bisa berkurang,” kata AnieFanawati. 

Cairan EE memiliki aneka manfaat.

Halaman
12
Penulis: Sunarko
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved