7 Orang Tewas, Tenggak Hand Sanitizer, Gara-gara Kehabisan Miras saat Pesta

7 Orang Tewas, Tenggak Hand Sanitizer, Gara-gara Kehabisan Miras saat Pesta

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mayat. 

TRIBUN-BALI.COM, YAKUTSK - Tujuh orang minum hand sanitizer setelah kehabisan minuman keras di sebuah pesta di Rusia, dan dilaporan kini tewas.

Dua orang lainnya dilaporkan masih koma setelah menenggak zat kimia itu di daerah Tomtor di timur Rusia.

Total ada 9 orang di Rusia yang meminum cairan antiseptik yang banyak digunakan untuk membersihkan tangan selama pandemi virus corona, menurut informasi yang dilansir dari The Sun pada Sabtu (21/11/2020).

Tiga korban pertama adalah seorang wanita berusia 41 tahun. Lalu, dua pria yang berusia 27 dan 59 tahun.

Sementara, ada 3 pria lainnya meninggal kemarin dan satu orang meninggal pada Sabtu.

Setelah tiga orang pertama meninggal, 6 orang lainnya diterbangkan dengan pesawat evakuasi medis ke ibu kota daerah Yakutsk.

Dalam sebuah pernyataan, pengawas kesehatan masyarakat federal mengatakan, "Sembilan kasus keracunan hand sanitizer telah terdaftar, termasuk 7 yang berakibat fatal."

Jaksa penuntut regional mengatakan, " Keracunan itu terjadi akibat minum zat pembersih."

Menurut laporan, para peminum itu, meminum pembersih yang memiliki kandungan 69 persen metanol, ketika mereka kehabisan alkohol.

Kasus kriminal telah dibuka, sementara petugas kesehatan setempat telah memperingatkan penduduk setempat untuk tidak minum zat antiseptik.

Kejadian itu terjadi setelah ada 3 orang meninggal dan satu orang menjadi buta, akibat meminum handsanitizer yang mengandung metanol , kata pemimpin kesehatan New Mexico pada Juni.

Dua orang lainnya dalam kondisi kritis akibat insiden yang menurut pejabat terkait dengan alkoholisme.

"Ketujuh orang itu diyakini telah meminum hand sanitizer yang mengandung methanol," kata pejabat kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minum Hand Sanitizer Saat Pesta karena Kehabisan Miras, 7 Orang Tewas"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved