Breaking News:

MUI Dan Organisasi Islam Apresiasi Janji Insentif Guru Ngaji di Sumbawa

Janji peningkatan kesejahteraan mengalir untuk guru mengaji didengungkan oleh pasangan calon (paslon) Jarot-Moklis di Kabupaten Sumbawa, NTB

Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Janji peningkatan kesejahteraan mengalir untuk guru mengaji didengungkan oleh pasangan calon (paslon) Jarot-Moklis di Kabupaten Sumbawa, NTB.

Perhatian terhadap para guru mengaji ini langsung mendapatkan reaksi positif dari pelbagai pihak.

Unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, dan DPR mengapresiasi niatan itu.

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto atau Cak Nanto, mengakui para guru mengaji selama ini memang kurang diperhatikan kesejahteraannya.

Oleh karenanya, janji insentif bagi para guru mengaji merupakan langkah yang baik dari calon kepala daerah, lantaran sesuai kebutuhan di lapangan.

“Penting bagi kita adanya komunikasi keagamaan, sehingga masyarakat dan anak-anak tidak terjebak ilmu agama yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Guru mengaji bagian dari itu,” sebutnya, Selasa (24/11).

Harus Dieksekusi
Dia menyampaikan, guru mengaji merupakan elemen penting dalam upaya mendorong nilai-nilai agama pada anak-anak.

Gerakan pembinaan masyarakat ini sudah semestinya perlu digenjot atau didukung lewat subsidi.

Jadi, kata dia, seyogianya persoalan insentif guru mengaji ini semestinya tidak hanya dijanjikan oleh salah satu calon kepala daerah saja.

“Tapi seluruh calon kepala daerah, karena ini jadi tanggung jawab moral,” jelasnya.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved